blank
Ketua TP PKK Kabupaten Wonosobo Ny Dyah Afif Nurhidayat ketika melantik Ketua TP PKK di 6 Kecamatkan. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat melantik dan mengukuhkan 6 Ketua TP PKK Kecamatan, sekaligus sebagai Ketua Pembina Posyandu, Bunda PAUD, dan Bunda Genre Kecamatan, di Pendopo Selatan.

Ketua TP PKK yang dilantik meliputi, TP PKK Kecamatan, Wadaslintang, Kertek, Leksono, Watumalang, Selomerto dan Kalibawang.

Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada para Ketua TP PKK Kecamatan yang baru saja dilantik, sekaligus menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para Ketua TP PKK Kecamatan sebelumnya.

Mereka telah mengabdi dan menunjukan dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

“Ini adalah amanah yang strategis. Peran-peran ini saling berkaitan dan harus dijalankan dengan sinergi dan semangat pengabdian,” ujar Bupati.

Menurut Afif, terkait peran Ketua TP PKK sebagai Pembina Posyandu, perlunya mereka membangun sinergi lintas sektor, karena Posyandu kini menjadi garda terdepan layanan dasar masyarakat di enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Termasuk sektor pendidikan, pentingnya peran Bunda PAUD dalam memastikan akses dan kualitas pendidikan anak usia dini sebagai pondasi awal generasi unggul.

Adapun sebagai Bunda Genre, memiliki misi membina remaja agar menjadi generasi yang terencana, produktif, serta bebas dari pernikahan dini dan stunting.

Pemberdayaan Keluarga

blank
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat berpesan agar Ketua TP PKK Kecamatan membantu program pembangunan di daerah. Foto : SB/Muharno Zarka

“Remaja adalah calon orang tua masa depan. Kita perlu menyiapkan mereka agar sehat secara jasmani dan mental serta mampu mengambil keputusan penting dalam hidupnya,” tambah Afif.

Selanjutnya, Bupati Wonosobo juga mengajak seluruh pihak untuk membangun bangsa melalui pemberdayaan keluarga.

Dia berharap agar seluruh Ketua TP PKK Kecamatan dan Camat yang hadir dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan inovasi.

“Mari kita bersama-sama membangun Wonosobo dari keluarga, dengan fokus pada kualitas sumber daya manusia (SDM)di wilayah masing-masing,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Wonosobo Dyah Afif Nurhidayat, menyampaikan keyakinannya bahwa para Ketua TP PKK Kecamatan yang dilantik telah memahami dinamika organisasi dan akan mampu menjalankan peran barunya dengan baik.

“PKK bukan hal baru bagi ibu-ibu semua. Kami yakin Ibu-ibu sudah terbiasa bekerja bersama dalam kegiatan pemberdayaan keluarga,” ujarnya.

PKK Kecamatan menjadi simpul koordinasi antara PKK Kabupaten dan Desa. Oleh karena itu, seluruh program dan kebijakan yang dicanangkan harus diteruskan secara aktif hingga ke tingkat desa.

Dyah juga menyinggung pentingnya mendukung program Wajib Belajar 13 tahun, termasuk mewujudkan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.

Juga Ketua TP PKK Kecamatan harus mensuport program nasional Gerakan Ayah Teladan Indonesia, yang turut melibatkan Camat dalam pembinaan keluarga.

Muharno Zarka