blank
Dandim 0728 Letkol (Inf) Edi Ristriyono (kedua dari kiri) bersama Bupati Setyo Sukarno (kesatu kiri), Wabup Imron Rizkyarno dan Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo (kedua dan kesatu dari kanan), memberikan pengarahan pada apel kesiapsiagaan aparat keamanan gabungan.(Dok.Pendim 0728 Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – “Kita ingin memastikan, masyarakat Wonogiri dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tegas Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo. Untuk mewujudkan ini, dilakukan patroli skala besar oleh aparat keamanan secara gabungan.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menyatakan, penegasan Kapolres tersebut disampaikan saat berlangsungnya apel kesiap siagaan aparat keamanan. Apel dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Wonogiri. Melibatkan jajaran TNI, Polri, Pemkab, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol-PP dan unsur terkait lainnya,

Apel kesiapsiagaan aparat gabungan ini, dipimpin langsung oleh Bupati Setyo Sukarno dan Wakil Bupati Imron Rizkyarno bersama Dandim 0728 Letkol (Inf) Edi Ristriyono dan Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo.

Kata Kapolres, gelar patroli bersama aparat gabungan ini, menjadi wujud hadirnya negara di tengah masyarakat. Yakni sebagai upaya cipta kondisi, agar situasi keamanan di Wonogiri tetap kondusif. Berkaitan ini, kepada anggota ditekankan untuk tetap bersikap humanis, responsif, dan cepat dalam menindaklanjuti setiap potensi gangguan keamanan.

Di Wonogiri, sebanyak 1.400 personel dikerahkan dalam apel dan patroli gabungan yang digelar dalam skala besar ini. Mereka terdiri dari personel Polres Wonogiri, para prajurit TNI AD dari Kodim 0728/Wonogiri, Satpol-PP Pemkab Wonogiri bersama Dishub Wonogiri.

Wonogiri juga menerima bantuan prajurit TNI AD dari Yonif (Batalyon Infantri)-413/Bremoro, yang di Bawah Komando (BKO)-kan ke Wonogiri. Sebagian dari mereka, kini bertugas jaga di depan Gedung DPRD Kabupaten Wonogiri, dengan dinaungi tenda di Alun-alun Giri Krida Bakti.

Berboncengan

Kabag Ops Polres Wonogiri Kompol Agus Syamsudin, dalam arahannya menjelaskan, patroli yang dilakukan dengan sepeda motor, teknisnya berboncengan secara berpasangan antara anggota TNI dan Polri. Selain itu, peleton Dalmas disiagakan di beberapa titik, diantaranya Mapolres Wonogiri dan Polsek Wonogiri Kota.

Personel juga diminta melaksanakan sambang ke objek vital (Obvit) seperti kantor-kanto pemerintah, perbank-an, Markas Polres dan Polsek, Markas Kodim dan Koramil serta pusat perniagaan dan tempat yang menjadi keramaian publik. Ini dilakukan, guna memastikan situasi dan kondisi dalam keadaan aman.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menyatakan, sinergi TNI-Polri bersama Pemda dan pihak terkait lainnya, menjadi kunci dalam menjaga stabilitas Kamtibmas. Kita, tandas Kapolres, ingin memastikan masyarakat Wonogiri dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman serta terjauhkan dari gangguan.

Sementara itu, Dandim 0728/Wonogiri Letkol (Inf) Edi Ristriyono, menegaskan, TNI dan Polri selalu siap siaga menjaga keamanan bangsa dan negara, termasuk keamanan di wilayah Kabupaten Wonogiri. “NKRI harga mati. Kita tetap siap 24 jam menjaga keamanan,” tegas Dandim.

Dandim, menegaskan, setiap tindakan anarkis, merusak fasilitas umum atau mengganggu keamanan, akan ditindak tegas dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. “Mari kita tunjukkan, warga Wonogiri adalah masyarakat yang berbudaya, cinta damai dan selalu bersatu,” ujar Letkol (Inf) Edi Ristriyono.(Bambang Pur)