JEPARA (SUARABARU.ID)- Serangan hama udang rebon terhadap ikan bandeng seringkali dikeluhkan oleh para petambak yang ada di Desa Clering, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara.
Dampak dari hama rebon tersebut membuat ikan bandeng susah gemuk. Sehingga para petambak harus mengeluarkan biaya ekstra untuk kebutuhan pangan, otomatis biaya semakin tinggi.
Permasalahan inilah yang coba dicarikan solusi oleh Mahasiswa KKN Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara. Dengan menggandeng Dinas Perikanan Donorojo, para mahasiswa KKN Unisnu yang bertugas di Desa Clering menggelar sosialisasi penggunaan filter alami guna mengurangi hama rebon. Bukan hanya itu sosialisasi ini juga membahsa soal pembuatan pakan alternatif.
Dibuka dengan diskusi, Dinas Perikanan Donorojo memberikan solusi dengan cara membuat pemasangan filter alami di pintu air. hingga membuat pakan alternatif dari bahan lokal. Kegiatan ini langsung mendapat perhatian petambak yang penasaran ingin mencoba.
“Teknologi sederhana seperti filter alami, hanya butuh kesabaran dan konsistensi”, ujar salah satu perwakilan dari Dinas Perikanan Donorojo.
“Kalau langkah kecil ini dilakukan terus-menerus, hasilnya bisa sangat terasa. Kami siap mendampingi agar petambak bisa mandiri,” terangnya.
Kegiatan ini langsung mendapat respon dari para petambak yang penasaran ingin mencoba. “Kami akhirnya lebih memahami bagaimana menghadapi kondisi masing-masing tambak”, kata salah satu petambak bandeng.
“Kalau kegiatan ini tidak ada mungkin saya bakal kerepotan terus menghadapi hama rebon”. Menurutnya, banyak hal kecil yang dulu terabaikan ternyata punya pengaruh besar terhadap pertumbuhan bandeng”, timpal petambak lainnya.
Sementara itu, Muhammad Ibnu Hibban, mahasiswa KKN yang turut menjadi pendamping kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal memberi materi, tetapi juga kesempatan untuk saling belajar.
“Kami datang hanya membawa teori, untuk pengalaman bapak-bapak yang lebih mengerti, dengan adanya pelatihan dan eksperimen semoga bisa bermanfaat bagi kelompok tambak begitu juga mahasiswa mendapatkan ilmu baru,” tandasnya.
ua/devi













