GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Kabupaten Grobogan menunjukkan hasil positif dengan capaian sekitar 90 persen.
Pengelola Program Imunisasi Dinas Kesehatan Grobogan, Sri Purwanti, menyampaikan bahwa BIAS pada tahun 2025 dilaksanakan dua kali, yakni Agustus dan November.
“Untuk tahun ini ada dua tahap. Agustus diberikan imunisasi MR dan HPV, sementara November nanti ada DT dan TD,” ujarnya, Rabu (27/8/2025).
BACA JUGA : Ratusan Pelajar Kebumen Ikuti Edukasi Gerakan Pangan Bergizi
Pada tahap pertama bulan Agustus, siswa kelas 1 SD mendapatkan imunisasi Campak-Rubella (MR), sedangkan siswa kelas 9 SMP menerima vaksin HPV guna mencegah kanker leher rahim.
Kemudian pada November mendatang, giliran siswa kelas 1 SD mendapat imunisasi DT, sementara kelas 2 dan 5 SD diberikan imunisasi TD.
Sri Purwanti menjelaskan, vaksin MR berfungsi melindungi anak dari campak dan rubella, sedangkan DT untuk pencegahan difteri, tetanus, dan batuk rejan.
“Imunisasi TD sifatnya penguat, agar daya tahan tubuh anak semakin kuat terhadap penyakit-penyakit tersebut,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa dengan adanya BIAS, anak-anak di Grobogan diharapkan lebih terlindungi dari penyakit menular.
“Harapannya, setelah rutin dilakukan BIAS, kekebalan anak semakin baik sehingga tidak ada lagi kasus penyakit yang sebenarnya bisa dicegah dengan imunisasi,” jelasnya.
Seperti diketahui, pelaksanaan BIAS tahun ini dimulai pada 4 Agustus 2025 dan menyasar sekitar 257.518 anak usia 7–17 tahun.
BACA JUGA : Atasi Backlog Perumahan, Bank Jateng Dukung FLPP dan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat
Kegiatan ini digelar bersamaan dengan program pemeriksaan kesehatan gratis dengan melibatkan 30 puskesmas di seluruh kecamatan.
Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, dr Djatmiko, menambahkan dukungan semua pihak sangat penting untuk kelancaran BIAS.
“Kami berharap sekolah, puskesmas, dan orang tua ikut berperan agar program berjalan maksimal,” ungkapnya.
TYA WIDYA













