blank
Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama para guru PAUD dan TK bercengkerama dengan siswa PAUD,, TK dan SD pada Gebyar PAUD di halaman Setda setempat, Selasa 26/8.(Foto:SB/Prokopim)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Ratusan guru dan siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari 26 kecamatan di Kabupaten Kebumen memadati halaman Sekretariat Daerah (Setda) dan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora), Selasa (26/8) 2025.

Kehadiran mereka mengikuti “Gebyar PAUD dan Penyerahan Simbolis Jaminan kesejahteraan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Jastendik) 2025. Total  anggaran yang dialokasikan senilai  Rp11.169.600.000 untuk 2.327 guru.

Secara simbolis Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyerahkan Jastendik kepada lima perwakilan guru. Masing-masing guru menerima bantuan sebesar Rp 4.800.000 yang merupakan alokasi Rp 400.000 per bulan selama satu tahun. Penerima Jastendik simbolis tersebut adalah:

Siti Ngarifah SPd (TK Aisyiyah VI Gombong), Suci Rakhmawati SPd (TK Pertiwi 14.1.1 Kebumen),Pudji Sariani (TK PGRI Plarangan, Karanganyar), Era Safitri SPd (TK Muslimat NU 15 Al-Kawakib, Pejagoan),Dyah Puput Nugraheni SP (Pos PAUD Krakal Ceria, Alian).

blank
Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama para pejabat terkait dan Bunda PAUD melepas burung di halaman Setda, Selasa 26/8.(Foto:SB/Prokopim)

Kegiatan dibuka secara simbolis dengan pelepasan burung merpati oleh Bupati Lilis Nuryani, didampingi Asisten 1 R Agung Pambudi, Sekretaris Disdikpora Dr Agus Sunaryo MPd, Sekretaris Dinkes PPKB Ida Indrayani Achmal, serta Bunda PAUD se-Kabupaten Kebumen.

Bupati Lilis Nuryani juga menyapa para peserta dan mengajak anak-anak menyanyikan lagu “Bintang Kecil” serta menguji hafalan surat Al-Fatihah. Ia juga berpesan agar anak-anak menikmati pameran di Kebumen Fest setelah acara.

Secara khusus, bupati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru PAUD.”Saya akan pasang badan untuk ibu-ibu guru PAUD. Karena saya tahu, guru PAUD itu luar biasa. Gajinya kecil, tapi semangatnya luar biasa,”ujar Lilis Nuryani.

Bupati mengakui kesulitan dalam mengajar anak-anak usia dini dan mengucapkan terima kasih atas dedikasi mereka.”Meskipun guru pertama di rumah adalah orang tua, di sekolah guru PAUD mengajarkan segalanya,” imbuhnya.

Acara dihadiri oleh total 850 peserta. Terdiri dari 546 anak didik dan 104 guru pendamping dari seluruh kecamatan. Turut hadir pula pengawas sekolah, penilik PAUD, Bunda PAUD kecamatan, serta perwakilan dari IGTKI dan HIMPAUDI.

Setiap anak peserta Gebyar PAUD mendapatkan bingkisan berupa tas, alat mewarnai, dan buku gambar

Sekretaris Disdikpora Dr Agus Sunaryo MPd menjelaskan kegiatan ini bertujuan mengapresiasi dan menjadi wadah bagi guru-guru PAUD untuk menampilkan hasil pembinaan mereka.

“Kegiatan ini juga menjadi ajang bagi anak-anak untuk berinteraksi dengan teman-temannya se-Kabupaten Kebumen,”jelas Agus.

Ia menambahkan, Gebyar PAUD juga diisi dengan berbagai lomba yang mengasah keterampilan anak-anak.

Kegiatan Gebyar PAUD ini sejalan dengan gerakan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang mengintegrasikan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari anak, baik di rumah, sekolah, maupun masyarakat.

Komper Wardopo