blank
Babinsa Sertu Rudi W dari Koramil-04/Nguntoronadi Kodim 0728/Wonogiri, membersamai para relawan siaga bencana, bergotong royong melakukan kerja bakti menebang pohon-pohon di pinggir jalan yang lapuk.(Dok.Pendim 0728 Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Pohon turus jalan (tanaman peneduh yang tumbuh di pinggir jalan) yang kondisinya telah lapuk, keberadaannya dinilai dapat mengancam keselamatan para pemakai jalan. Utamanya bila datang hujan angin, dapat roboh yang dikhawatirkan bisa menimpa pengendara dan pejalan kaki.

Penerangan Kodim 0728 Wonogiri, Pelda Indra, mengabarkan, untuk mengantisipasinya, Babinsa Sertu Rudi W dari Koramil-04/Nguntoronadi Kodim 0728/Wonogiri, Senin (25/8/25), membersamai para relawan siaga bencana, untuk bergotong royong melakukan kerja bakti menebang pohon-pohon di pinggir jalan yang lapuk. Yang keberadaannya dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan pengendara.

Lokasi penebangan pohon turus jalan yang lapuk, berada di wilayah Desa Bumiharjo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri. Bersama itu, juga dilakukan gotong royong penebangan pohon tua yang kondisinya miring di dekat rumah warga, agar tidak membahayakan penduduk yang berada di dekatnya.

Sementara itu, keberadaan pohon-pohon turus jalan yang lapuk di ruas jalan antarprovinsi Wonogiri (Jateng)-Pacitan (Jatim), utamanya yang masuk wilayah Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, juga dinilai rawan roboh. Bila tidak dilakukan langkah antisipasi, dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan pengendara.

Dengan langkah antisipasi penebangan pohon lapuk, harapannya tidak akan terjadi korban meninggal atau luka serta rumah rusak, gara-gara tertimpa pohon tumbang atau roboh. Apalagi, wilayah Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, masuk dalam peta rawan bencana hujan angin.(Bambang Pur)