blank
Petugas gabungan berusaha memadamkan api membumbung tinggi dari sumur minyak rakyat yang terbakar di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora. Foto: Istimewa

BLORA (SUARABARU.ID) – Polres Blora telah memeriksa sedikitnya 18 saksi dalam penyelidikan kasus kebakaran sumur minyak rakyat di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora

Hingga kini polisi masih menyelidiki kasus ini, untuk mengungkap penyebab tragedi yang menewaskan empat warga tersebut.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, menyampaikan bahwa saksi-saksi yang diperiksa berasal dari berbagai unsur, mulai dari warga sekitar, perangkat desa, hingga saksi ahli dari pihak Pertamina. Bahkan, Kepala Desa setempat juga ikut dimintai keterangan untuk memperjelas kronologi kejadian.

“Untuk saat ini ada 18 orang saksi yang sudah kami periksa. Mereka terdiri atas beberapa warga, perangkat desa, hingga saksi ahli dari Pertamina. Termasuk Kepala Desa juga kami mintai keterangan,” ungkap AKBP Wawan Andi, Sabtu (23/08/2024).

Meski sudah banyak saksi diperiksa, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Pihaknya masih mendalami setiap keterangan yang masuk, sekaligus mencocokkannya dengan barang bukti yang telah dikumpulkan dari lokasi kebakaran.

Baca juga Kebakaran Sumur Minyak di Bogorejo Blora Mulai Mereda, Api Mulai Mengecil

“Sampai saat ini tersangka belum ada. Namun kami pastikan penyelidikan terus berjalan. Secepatnya, kalau sudah ada perkembangan penetapan tersangka, akan kami sampaikan kepada masyarakat,” tegas AKBP Wawan Andi.

Selain memeriksa saksi, polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal. Sejumlah barang bukti berhasil diamankan untuk memperdalam penyelidikan. Namun, AKBP Wawan Andi menekankan bahwa proses ini belum selesai, dan akan ada tindak lanjut setelah api benar-benar berhasil dipadamkan.

“Untuk memperkuat keterangan saksi maupun barang bukti yang sudah ada, nantinya akan dilakukan olah TKP lanjutan. Rencana hari ini, kebakaran sumur yang masih menyala di lokasi akan dilakukan pemadaman,” jelas AKBP Wawan Andi.

Tragedi kebakaran sumur minyak di Desa Gandu sendiri menimbulkan duka mendalam bagi warga Blora. Empat orang dinyatakan meninggal dunia, seluruhnya perempuan, sementara beberapa warga lain mengalami luka bakar serius.

Hingga kini, pihak kepolisian bersama instansi terkait terus berupaya melakukan langkah-langkah pengamanan di lokasi, sembari melanjutkan proses hukum untuk memastikan penyebab pasti sekaligus pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran tersebut.

Eli Nyunanto