SRAGEN (SUARABARU.ID) –Seorang ibu, dan balita warga Desa Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang, Sragen, berinisial NH yang ditemukan di Lamongan, Jawa Timur, dalam kondisi memprihatinkan marak di media sosial.
“Kami prihatin ada warga Sragen memprihatinkan seperti dikabarkan medsos,” tutur PLT Kepala Kantor Dinas Sosial Sragen, Senin (11/08/2025).
Baca Juga Senam Massal Songsong Hari Kemerdekaan Bertabur Hadiah di Sambirejo Sragen
Pemkab Sragen pun bertindak sigap. Tim Dinas Sosial segera melacak rumah asal NH di Dukuh Ngepung RT 30 Desa Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang, Sragen. Tujuannya ingin membantu kondisi perekonomian NH saat pulang ke Sragen nanti.
Kisah NH beserta balitanya tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @Purnomopolisibaik milik Ipda Purnomo, Kanit Binmas Polres Lamongan, yang menceritakan kedatangan ibu dan anak itu ke rumahnya untuk mencari pekerjaan.
Baca Juga Polres Sragen Ungkap Kasus Pembalakan Liar di Hutan Jenar, Dua Tersangka Diamankan
Unggahan tersebut langsung menyedot perhatian warganet, hingga Senin (11/8/2025) malam telah mendapatkan lebih dari 20 ribu likes dan 976 komentar.
Dalam unggahan itu, Ipda Purnomo menyampaikan rasa iba, memberikan makan, tempat istirahat sementara, dan ongkos pulang, meskipun ia mengaku tidak bisa membantu secara penuh.
Baca Juga Koperasi Waras Panen Melon yang Ditanam di ‘Roof Top’ RSUD Sragen
Tak lama setelah unggahan tersebut viral, admin media sosial resmi @pemkab_sragen menghubungi pihak pengunggah untuk mendapatkan kontak keluarga. Tim Dinas Sosial (Dinsos) Sragen pun langsung melakukan penelusuran identitas dan kondisi warga tersebut.
Plt Kepala Dinsos Sragen, Yuniarti, membenarkan bahwa ibu berinisial NH tersebut adalah warga Dukuh Ngepung RT 30, Desa Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen. Dari hasil penelusuran perangkat desa dan keluarga, diketahui NH meninggalkan rumah pada Minggu (10/8/2025) pagi karena dirundung masalah dalam rumah tangga.
Baca Juga Sambangi Jepara Teater Jaten Batang Membawa Naskah “Leng”: Kisah Hilangnya Tanah Kelahiran
“NH terdaftar sebagai warga kurang mampu (PBI) dan masuk desil 3, namun belum menerima bantuan sosial. Kondisinya memang perlu segera dibantu,” jelas Yuniarti.
Sementara, bantuan jangka pendek dan panjang, Dinsos Sragen memastikan akan memberikan bantuan sembako yang dikumpulkan dari karyawan Dinsos besok Selasa (12/8/2025) sebagai penanganan awal.
Baca Juga Pelangi Jepara di Langit Kemerdekaan
Untuk jangka panjang, NH akan diusulkan menerima bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi perempuan rawan sosial ekonomi tahun 2026, serta kemungkinan diajukan sebagai penerima bantuan melalui BAZNAS Kabupaten Sragen. “Semua melalui proses,” tegas Yuniarti.
Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sragen, Catur Sarjanto, menyampaikan bahwa Pemkab terus memantau perkembangan kasus tersebut.
“Informasi terbaru, NH sudah bertemu dengan suaminya dan saat ini berada di Jawa Timur. Semoga kondisi mereka segera stabil,” ujar Catur dalam keterangannya.
Pemkab Sragen mengapresiasi kepedulian warganet dan berharap sinergi masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait dapat terus terjalin untuk membantu warga yang mengalami kesulitan.
Anind













