(SUARABARU.ID) – Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Jateng bersama Kemendag RI dan Kadin Jateng akan menggelar sosialisasi Permendag Nomor 16 hingga 24 Tahun 2025 di di Gumaya Hotel Tower Semarang, Selasa (12/8/2025) mulai pukul 08.00 WIB.
Ketua GINSI Jateng Budiatmoko, SH, MH berharap para pengusaha Jateng bisa menghadiri sosialisasi ini.
Menurut dia, dunia perdagangan layaknya roller coaster.
’’Kadang kita deg-degan karena ketegangan geopolitik, dan pusing memikirkan gangguan rantai pasok. Namun, hebatnya, fondasi ekonomi kita tetap stabil,’’ ujar Budiatmoko, Minggu (10/8/2025).
Saat ini surplus perdagangan Indonesia naik 7,7 persen persen.
Kehadiran Permendag baru ini, lanjut dia, seperti obat mujarab untuk keruwetan yang selama ini dihadapi para pengusaha.
Tujuannya aturan ini jelas, yakni agar biaya logistik yang selama ini memberatkan bisa ditekan.
’’Dengan regulasi baru ini, kita berharap proses impor jadi lebih lancar, dan produk dalam negeri kita bisa bersaing lebih bagus lagi,’’ imbuhnya.
Seperti diketahui, Kemendag mencabut regulasi lama dan menggantinya dengan 9 regulasi baru yang fokusnya memberikan kemudahan.
Regulasi ini dibagi dalam 4 klaster prioritas, yang menunjukkan betapa pemerintah sangat memahami denyut nadi sektor riil.
Klaster-klaster ini fokus pada bahan baku industri, produk penunjang program nasional, produk industri yang berdaya saing, dan produk kehutanan.
Permendag Nomor 16 Tahun 2025 menjadi regulasi induk yang mengatur secara menyeluruh.
’’Ini penting, karena dengan adanya regulasi induk yang kuat, kita tak lagi bingung harus mengacu ke mana. Kebijakan yang jelas dan terstruktur adalah kunci keberhasilan, dan kita patut mengapresiasi upaya Kemendag dalam menyederhanakan aturan main ini,’’ ungkap Kokok, sapaan akrab Budiatmoko.
Kokok menilai kebijakan ini juga sebuah respons cerdas terhadap tantangan global.
’’Pada saat banyak negara lain goyah, kita justru mengambil langkah proaktif untuk memperkuat daya saing. Ini bukan sekadar regulasi, melainkan sebuah pernyataan bahwa Indonesia siap menghadapi tantangan global dengan strategi yang matang dan terencana,’’ tegas pengusaha logistik ini.
mm













