blank
Pecatur dari Kabupaten Sragen dan Kabupaten Wonogiri (keempat, kelima dan keenam dari kiri) membawa tropi kejuaraan setelah berhasil memenangi turnamen catur non master di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar.(Dok.Percasi Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Wonogiri, Hartomo, menyatakan, Wonogiri berupaya mengincar untuk mendapatkan tiket lolos ke Pekan Olahraga Provinsi (Proprov) Jateng Tahun 2025. Berkaitan ini, para pecatur Wonogiri intensif berlatih dan melakukan uji tanding serta proaktif mengikuti turnamen.

Hasil yang diperoleh, dua orang pecatur Kabupaten Wonogiri berhasil meraih dua gelar kejuaraan saat Ikut bertanding di event turnamen catur non master di kejuaraan DPRD Cup se Solo Raya Tahun 2025. Kejuaraan ini dilaksanakan oleh Percasi Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (3/8/25) lalu.

Turnamen Catur Non Master se Eks Karesidenan Surakarta dengan Rating 1.200 ini, diselenggarakan oleh Percasi kabupaten Karanganyar, dipimpin Jamiko, berlangsung Minggu di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar. Tampil sebagai Wasit Kepala Saptono bersama Wasit Anggota masing-masing Sri Martono, Darmawan dan Wahyudi.

Dua pecatur Kabupaten Wonogiri, Dede YB dan Rasendrya, berhasil meraih gelar juara II dan III. Masing-masing dengan nilai Pts masing-masing 7, BH 32 dan 30, PS 32,5 dan 28. Peringkat pertama diraih oleh Danaris, pecatur dari Kabupaten Sragen dengan nilai Pts 7, BH 43, SB 37,5 dan PS 33.

Posisi keempat ditempati oleh pecatur Wildan dari Kabupaten Boyolali. Kelima dan keenam oleh M Rusdiansyah dan Robby Katana dari Kota Solo. Ketujuh Widaryanto dari Kabupaten Klaten. Kedelepan Loso (Sragen), Kesembilan dan Kesepuluh oleh Joko Suranto dan Joko Purwanto keduanya daro Kota Solo.

Rating catur adalah sistem peringkat yang digunakan untuk mengukur kekuatan relatif pemain catur. Sistem ini, yang umumnya dikenal sebagai peringkat Elo. dikembangkan oleh Arpad Elo,  seorang fisikawan dan pecatur Amerika Serikat (AS). Peringkat ini dinyatakan dalam angka, dan dapat berubah seiring dengan hasil pertandingan yang dimainkan pemain,

Sistem Rating pada Cabang Olahraga (Cabor) Catur, adalah alat yang memudahkan untuk mengukur kemungkinan performa pemain melawan pemain lain. Ini dinyatakan dengan angka yang dapat berubah dari 100 sampai (secara teoritis) tidak terhingga.(Bambang Pur)