blank
Ketua KPLS Arif Yumantoro (hitam kiri) menyerahkan penghargaan kepada pihak-pihak yang telah mendukung gelaran KPLS Vaganza

Semarang (SUARABARU.ID) – Gantangan burung berkicau KPLS ( Komunita Peternak Lovebird Semarang) kembali menunjukkan tajinya, Minggu,(03/8), gantangan yang berlokasi di Jalan Jaten 1, Pedurungan, Semarang, sukses menggelar lomba bertajuk KPLS Vaganza. Meski diselenggarakan dengan kemasan sederhana dan bersamaan dengan beberapa event di gantangan lainnya, nyatanya KPLS tetap mampu menarik perhatian ratusan kicau mania untuk hadir dan menggantang burung gacoannya..

Tak hanya jadi ajang adu kualitas suara burung, KPLS Vaganza juga menjadi sarana silaturahmi hangat antar sesama pecinta burung berkicau. Suasana meriah langsung terasa sejak pagi hari, bahkan beberapa kelas langsung terpantau sold out, menandakan tingginya antusiasme peserta dan kuatnya daya tarik KPLS di kalangan kicau mania.

blank
Suasana lomba KPLS Vaganza sesi Murai batu

Sebelum lomba dimulai, Ketua KPLS Arif Yumantoro menyerahkan penghargaan kepada pihak-pihak yang telah mendukung gelaran KPLS Vaganza, ia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas dukungan dan partisipasi kicau mania.

Saya pribadi merasa bangga dan bersyukur atas respon luar biasa dari kicau mania. Ini membuktikan bahwa KPLS masih diminati. Ke depan, kami akan terus berbenah demi kebaikan bersama. Tunggu event-event menarik selanjutnya di Gantangan KPLS, ungkapnya.

Baca juga : Angin Puting Beliung Terjang Tajemsari Tegowanu, 142 KK Terdampak

Lomba dimulai pukul 11.00 WIB dengan total 22 kelas yang terdiri dari kategori Murai Batu, Cucak Ijo, Kacer, dan Kenari. Masing-masing kelas berlangsung sengit, dengan para peserta menurunkan burung-burung terbaik mereka.

Di kelas Murai Batu, persaingan berlangsung panas. Jhon, gaco milik Hendy Josh dari Semarang tampil mengesankan. Dengan irama lagu variatif, tonjolan panjang, gaya aktif, dan durasi kerja stabil, Jhon sukses mencuri perhatian juri dan keluar sebagai juara 1 kelas KPLS.

blank
Murai batu Jhon gaco milik Hendy Josh dari Semarang tampil mengesankan

Tak berhenti di situ, Jhon juga berhasil runner up di kelas Bermartabat, membuktikan konsistensi performanya. Sedangkan gaco lain milik hendy Josh, Buldog, juga tampil apik dengan meraih runner up kelas Tantangan.

Baca juga : Mahasiswa Teknik Elektro USM Pamerkan Inovasi IoT dan Energi Terbarukan

Di kelas Cucak Ijo, nama Jontor milik Dwi S – Kembar SF patut diperhitungkan. Burung dengan gaya khas jamtrok (jambul ngentrok) ini tampil impresif, dengan bongkaran lagu yang tajam dan bervariasi. Jontor berhasil juara 1 kelas Kejora serta runner up di kelas Kuuripan dan Bermartabat.

blank
Cucak ijo Jontor milik Dwi S – Kembar SF patut diperhitungkan. Burung dengan gaya khas jamtrok (jambul ngentrok) ini tampil impresif

Secara keseluruhan, lomba berjalan lancar dan kondusif. Penjurian dilakukan oleh tim gabungan juri KPLS dan juri tamu dari luar yang telah berpengalaman. Kolaborasi ini menghasilkan penilaian yang adil dan profesional, disambut baik oleh para peserta.

KPLS Vaganza 2025 jadi bukti bahwa semangat kicau mania tetap membara, dan Gantangan KPLS masih memiliki magnet kuat di tengah komunitas burung berkicau. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus berbenah, KPLS siap menghadirkan event-event menarik selanjutnya.

Berikut data juaranya :

blankblankblank

Dwi_prie