blank
Universitas Muria Kudus (UMK) memperkuat jalinan internasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Ho Chi Minh City Open University (HCMCOU), Vietnam. foto: Ist

KUDUS (SUARABARU.ID) – Universitas Muria Kudus (UMK) memperkuat jalinan internasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Ho Chi Minh City Open University (HCMCOU), Vietnam. Penandatanganan ini dilakukan dalam rangkaian The 11th International Conference on Community Development in the ASEAN (ICCD-11) yang digelar belum lama ini di Vietnam.

MoU ini menjadi bagian dari seremoni pembukaan ICCD-11 dan melibatkan sejumlah perguruan tinggi dari Indonesia yang turut menjadi co-host, di antaranya Universitas Muhammadiyah Jember, Universitas Bhinneka PGRI, Universitas Muhammadiyah Sorong, Universitas Muhammadiyah Kupang, Universitas Muhammadiyah Jambi, dan Universitas Islam Jakarta.

Presiden HCMCOU, Prof. Dr. Nguyen Minh Ha, mengapresiasi keterlibatan institusi pendidikan dari Indonesia, termasuk UMK.

“Kami sangat bangga dapat memperluas jaringan kolaborasi dengan universitas-universitas di Indonesia. MoU ini diharapkan memfasilitasi pertukaran akademik, penelitian, dan proyek bersama untuk menjawab tantangan sosial di kawasan ASEAN,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UMK Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si. menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis UMK menuju universitas berorientasi global.

“Ini menjadi pintu pembuka kolaborasi yang lebih luas, khususnya dalam penelitian dan pengabdian masyarakat internasional,” terangnya.

“Forum seperti ICCD-11 penting untuk membangun kesadaran regional terhadap inovasi sosial berbasis ilmu pengetahuan,” tambahnya.

Konferensi ICCD-11 tahun ini mengangkat tema “Empowering Communities for a Resilient Future: Innovations, Sustainability, and Inclusivity.” Peserta dari berbagai negara ASEAN dan Asia berkumpul untuk membahas pengembangan masyarakat berbasis inovasi dan keberlanjutan.

Delegasi UMK juga turut ambil bagian dalam sesi paralel dengan mempresentasikan riset, termasuk mengenai filosofi Gusjigang dan pengembangan UMKM—kontribusi khas dari budaya Kudus untuk pembangunan masyarakat.

Penandatanganan MoU ini diharapkan membuka peluang baru bagi pertukaran pelajar, kolaborasi riset, pengabdian lintas negara, serta penguatan program internasionalisasi UMK ke depan.

Ali Bustomi