blank
Wali Kota Damar Prasetyono mengenalkan salah satu produk yang dibuat warga Kelurahan Jurangombo Selatan, (Bag Prokompim, Pemkot Magelang)

 

MAGELANG (SUARABARU.ID) – Pemkot Magelang komit membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul melalui berbagai program strategis. Salah satunya adalah,  pengelolaan destinasi wisata berbasis masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Jurangombo Selatan.

 

Dalam kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Destinasi Wisata” di Balai Kelurahan Jurangombo Selatan beberapa hari lalu,   Wali Kota Magelang Damar Prasetyono hadir sebagai narasumber utama.

 

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang dengan Pemerintah Kota Magelang.

 

Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber lainnya, yakni Pendamping Desa Wisata Provinsi Jawa Tengah, Heri Nurhadi, serta Dosen Program Studi Pariwisata Universitas Tidar, Andreas Yogi Prasetyo. Sejumlah tokoh masyarakat turut hadir, termasuk Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), perwakilan PKK, serta Ketua RW dan RT setempat.

 

Damar menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengenali, mendata dan mengelola potensi lokal di wilayah masing-masing. Kualitas SDM memegang peranan vital dalam pembangunan berbasis potensi daerah.

 

“Sumber daya manusia yang unggul dapat mengubah segalanya, karena SDA sebesar apapun kalau SDM tidak bisa mengelola, ya percuma,” ujar Damar.

 

Ia juga menyampaikan harapan agar masyarakat Jurangombo Selatan mampu mengelola potensi yang ada, dengan menonjolkan kekhasan lokal sebagai daya tarik wisata baru di Kota Magelang.

 

“Dengan semangat tersebut, mari bersama-sama kita jadikan Jurangombo Selatan sebagai wilayah tujuan wisata yang membanggakan,” harapnya.

 

Senada, Kepala Disporapar Kota Magelang, Sarwo Imam Santoso, mengungkapkan Kelurahan Jurangombo Selatan memiliki beragam potensi lokal yang belum tergarap optimal. Potensi tersebut antara lain produk mainan anak, daging bakso dan industri getuk.

 

“Kelurahan Jurangombo Selatan ini sebenarnya punya banyak potensi. Namun belum dikelola dengan baik. Melalui kegiatan ini, kami mendorong terbentuknya Pokdarwis sebagai wadah masyarakat dalam menggali dan mengembangkan potensi wisata di wilayahnya,” jelas Imam.

 

Melalui kegiatan ini, pihaknya mendorong pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai wadah masyarakat untuk menggali, mengembangkan, dan mempromosikan potensi wisata yang ada. (prokompimkotamgl)