blank
Kapolres AKBP Jarot Sungkowo dan Wakapolres Kompol Parwanto (berdiri deret tengah keempat dan ketiga dari kiri) bersama para PJU Polres Wonogiri, foto bersama para siswa TK Kemala-72, sebelum berangkat untuk menyambut kunjungan Presiden.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

SUKOHARJO (SUARABARU.ID) – Sebanyak 63 siswa Taman Kanak-kanak (TK) Kemala Bhayangkari-72 Wonogiri diberangkatkan menuju Polsek Kartasura, Polres Sukoharjo, untuk ikut serta menyambutkunjungan Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto.

Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, ini menjadi wujud nyata sinergi Polri dalam mendukung kegiatan berksala nasional. Bersamaan dengan kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto, Senin (21/7/55), dalam acara peluncuran perdana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Para siswa berangkat dengan mengenakan seragam Polisi Cilik (Pocil). Mereka diangkut dengan dua unit bus, disertai para Guru Pendamping bersama Kepala Sekolah (Kasek) dan personel pendamping dari Polres Wonogiri.

Mereka dilepas keberangkatannya oleh Kapolres AKBP Jarot Sungkowo didampingi Wakapolres Kompol Parwanto bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Wonogiri , serta Ketua Bhayangkari Cabang Wonogiri, Ny Melly Jarot.

“Ini bukan sekadar seremoni. Tapi menjadi bagian dari upaya membangun karakter anak sejak usia dini, yakni dengan memperkenalkan nilai-nilai kebangsaan, serta menanamkan kedekatan dan kepercayaan terhadap institusi kepolisian,” ujar Kapolres. Keikutsertaan anak-anak dalam kegiatan ini, sekaligus menumbuhkan semangat cinta Tanah Air dan pemahaman tentang pentingnya sinergi antara elemen masyarakat dan institusi negara.

Merah Putih

Upacara peluncuran kelembagaan 80.081 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto, di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Peluncuran ini menandai dimulainya gerakan nasional untuk memperkuat ekonomi rakyat, melalui koperasi yang tersebar di seluruh pelosok desa dan kelurahan.

Secara simbolis, dalam acara itu Presiden Prabowo menyerahkan Surat Keputusan Badan Hukum Koperasi kepada lima perwakilan ketua koperasi dari berbagai daerah. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar membangun ekosistem ekonomi desa yang lebih mandiri, berkeadilan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat kecil. Presiden Prabowo menegaskan bahwa koperasi adalah alat perjuangan ekonomi rakyat kecil, untuk menjadi kuat dan berdaulat secara ekonomi.

“Hari ini adalah memang hari yang bersejarah. Kita mulai suatu usaha besar. Koperasi ini adalah usaha besar strategis,” ujar Presiden Prabowo.

Koperasi Merah Putih akan didukung dengan infrastruktur gudang, cold storage, gerai sembako, apotek, kendaraan logistik, hingga fasilitas pinjaman super mikro. Pemerintah, berharap koperasi ini dapat menjadi tulang punggung perekonomian desa dan mempercepat pemerataan pembangunan nasional berbasis ekonomi kerakyatan.(Bambang Pur)