JEPARA (SUARABARU.ID) – Siang itu tampak sejumlah muda mudi yang mengikuti Workshop Fotografi di Gecho inn Country, Kecapi, Jepara, Jumat, 18 Juli 2025. Acara tersebut menjadi satu rangkaian dalam Event Lawatan Ratu Kalinyamat yang diselenggarakan Jumat hingga Minggu, 18-20 Juli 2025.
Kegiatan yang bertajuk “Memfoto Kearifan Lokal” ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan fotografi para peserta serta mengenalkan dasar-dasar tehnik foto dan penggunaan camera yang baik kepada generasi muda dengan tujuan meningkatkan kritisi dan proses kreatif dari generasi muda yang hobi fotografi.

Workshop yang berlangsung selama satu hari ini menghadirkan narasumber utama Kanal Budiarto, Fotografer professional yang juga pemenang Hipa Internasional 2018 kategori People Choice Award, dan Septiana Wibowo, Reporter Event Budaya dan Penulis Buku Kartini sebagai pemantik. Mereka berbincang membagikan pengalaman dan teknik praktis memfoto serta berbagai seluk beluk fotografi selama sesi pemberian materi.

“Kami ingin membekali peserta dengan kemampuan foto yang objektif serta memberikan tips praktis dalam mengikuti kompetisi foto sehingga foto yang dihasilkan bisa di lirik oleh para dewan juri kompetisi,” ujar Kanal, yang mana hasil fotonya juga dipilih dalam Majalah Digital Fotografi Mata dengan judul Memfoto Perang Obor.

Acara ini terbagi menjadi dua sesi utama: teori dan praktik. Pada sesi teori, peserta mempelajari seluk beluk fotografi, jenis-jenis foto, komposisi, menyeting camera hingga tips memenangkan kompetisi fotografi. Sementara di sesi praktik, para peserta diberikan kesempatan untuk memfoto penari Lawatan yang mana hasil foto akan dilombakan dalam event Lawatan Ratu Kalinyamat.
Antusiasme peserta terlihat dari pertanyaan maupun sesi diskusi yang detil pada seminar. “Saya jadi lebih paham bagaimana menata komposisi foto maupun bagaimana menangkap momen, dan bagaimana menulis dengan gaya bahasa jurnalistik,” ujar Dewi, siswi dari SMA Negeri 1 Pecangaan.

Joharta Adi selaku Produser Event Lawatan Ratu Kalinyamat juga berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan secara rutin. “Kami ingin membangun minat generasi muda terutama melestarikan kearifan lokal dari berbagai lini,” ujarnya.
Hadepe – Septiana Wibowo













