
Disampaikan, terkait jurusan apa yang akan dibuka dalam kampus PSDKU UNY di Kabupaten Blora, Bupati Blora mengusulkan agar yang dibuka adalah program studi yang belum disediakan oleh kampus kampus lokal di Blora.
“Misalnya, potensi olahraga di Kabupaten Blora sangat besar dan di Blora belum ada kampus lokal yang membuka prodi olahraga. Sehingga kami usulkan agar UNY membuka prodi keolahragaan dan prodi lainnya yang tidak sama dengan kampus kampus lokal untuk saling melengkapi,” tambah Arief Rohman.
Itu untuk jenjang S1. Selanjutnya untuk jenjang S2 kami usulkan agar membuka program studi untuk para ASN, Guru atau lulusan kampus lokal yang ingin melanjutkan jenjang magister. “Sehingga bisa saling melengkapi,” ucap Bupati Blora.
Kebersamaan Pembangunan
Lebih lanjut, Bupati Blora menyampaikan bahwa nantinya 3-4 tahun lagi Blora bisa siap menjadi tuan rumah event event olahraga tingkat nasional.
Bahkan jika yang membangun UNY biasanya fasilitasnya berstandar internasional.
“Jadi nggak usah khawatir. Nanti kampus lokal maupun masyarakat lokal pasti akan kita wadahi. Akan kita ajak bersama sama sesarengan mbangun Blora maju dan berkelanjutan,” tandas Bupati Blora.
Pada kesempatan itu, Rektor UNY, Prof. Sumaryanto menyampaikan konsep dasar pembangunan PSDKU UNY di Kabupaten Blora yang mengusung prinsip kebersamaan.
“Salah satu visi misi kami yang utama adalah menjayakan lembaganya dan mensejahterakan warganya. Tidak hanya jaya UNY tapi juga jaya Bloranya. Tidak hanya warga UNY saja yang sejahtera, namun warga Blora juga harus sejahtera dengan adanya UNY disana nanti,” ungkap Sumaryanto.
Prof. Sumaryanto sangat mengapresiasi karena baru kali ini untuk kali pertama UNY akan bersinergi melaksanakan amanah dari Kementerian.
Yakni ketika sebuah perguruan tinggi sudah capable, maka diharapkan untuk membuka PSDKU.
“Dan luar biasanya Blora melalui Pak Bupati nanti UNY akan pertama kali melaksanakan tugas itu dengan membuat kampus diluar kampus utama. Kami siap bersinergi dengan masyarakat, dengan perguruan tinggi yang ada di Blora, gotong royong kerjasama untuk kebaikan bersama,” ujar Sumaryanto.
Menurut Sumaryanto, nantinya UNY tidak hanya membangun gedung direktorat dan gedung perkuliahan saja. Namun juga fasilitas penunjang lainnya yang bisa dimanfaatkan masyarakat Blora untuk berbagai event.
“Nanti kami tidak hanya membangun gedung direktorat untuk pimpinan dan kuliah saja. Namun juga akan membangun venue venue fasilitas pendamping lainnya. Seperti fasilitas olahraga, stadion, next time possible kolam renang dan sebagainya untuk membuat bahwa Blora menjadi center off excellence. Menjadi contoh peningkatan kualitas SDM yang berimplikasi ke sektor ekonomi sosial dan sebagainya,” jelas Prof. Sumaryanto.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Blora, Lanova Candra Tirtaka mengaku senang dan semangat mengikuti perkembangan rencana pembangunan kampus PSDKU UNY di Kabupaten Blora.
“Kami mewakili masyarakat Blora dari legislatif pada prinsipnya siap untuk men-support terkait agenda agenda UNY yang ada di Blora. Lebih cepat lebih baik dengan kajian kajian yang sudah dilakukan,” kata dia.
Karena, menurut dia, ini adalah upaya kita bersama untuk membangun Kabupaten Blora, ekonomi bergerak. Apalagi swasta swasta di Blora nantinya juga pasti akan terbantu dengan adanya UNY.
“Sehingga kami dari legislatif akan support dan kita tunggu percepatannya dari tim UNY,” ungkap Lanova Candra Tirtaka.
Atas kesepakatan itu, selanjutnya UNY dan Pemkab Blora akan segera membentuk tim khusus untuk menyusun tahapan pembangunan PSDKU.
Dari tiga calon lokasi yang ditawarkan Pemkab, Blora Kota, Cepu, dan Kunduran. Pihak UNY cenderung memilih Blora Kota dengan kebutuhan lahan sekitar 10 hektar.
Kudnadi Saputro













