blank
Selamat jalan rekam Ari Susanto. Foto: SB.ID

SRAGEN (SUARABARU.ID)– Kabar duka menyelimuti insan pers di Wilayah Soloraya. Sosok wartawan senior Jateng Pos yang bertugas di Kabupaten Sragen Ari Susanto, SSos (50) meninggal dunia Senin (14/07/2025) pukul 13.46.

Ari dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dan humoris ini, meninggal setelah hampir sepekan menjalani perawatan intensif di RS Nirmala Suri Kabupaten Sukoharjo,  karena sakit.

Almarhum meninggalkan seorang istri Suyamti dan tiga orang anak, Cartenz Arsya Banyu Amitra, Corel Arya Ganendra, dan Careendra Marya Arianti.

Endang, kakak kandungnya membawa pulang jenasah adiknya  untuk dikuburkan di makam “Astanalaya Rejosari”  di desa kelahirannya di Desa Jagan,  Bendosari, Sukoharjo Senin Pukul 19.00.

“Sebelumnya kondisi kesehatan adik saya mengalami drop, kemudian dibawa ke RS Nirmala Suri, namun kondisinya memburuk hingga tak sadarkan diri,” tutur Endang kepada awak media di rumah duka, Senin. Saat awal perawatan di rumah sakit,  adiknya susah makan. “Tapi saya minta ke Ari maksa makan, karena buat kekuatan,” terang Endang.

Untuk meningkatkan berat badan dan kekuatan tubuh, butuh terapi minum susu kambing. Karena penyakit TBC dan tifus yang dideritanya membutuhkan banyak protein. Meski dalam upaya perawatan medis selama enam hari, kondisi kesehatan adiknya terus mengalami penurunan dan kehilangan kesadaran. Hingga Senin (14/07/2025) Pukul 13.46, Ari Susanto mengembuskan nafas terakhirnya.

Kabar meninggalnya Ari yang bertugas di Sragen mengejutkan rekan dan koleganya. Almarhum bekerja  sebagai wartawan “wira-wiri” dari Sukoharjo ke Sragen selama hampir 20 tahun.

“Sebelumnya Mas Ari saya lihat masih sehat-sehat saja,” tutur Budiono Rahmadi anggota DPRD Sragen yang melayat Ari sesaat jenazahnya  masih di RS Nirmala Suri, Sukoharjo, Senin (14/07/2025) siang.

Kepala Diskominfo Sragen Catur Sarjanto menilai Ari Susanto adalah sosok wartawan yang ulet dan berdedikasi, karena hampir setiap hari bekerja melajo dari rumahnya di Dukuh Geneng  RT 01 RW 05 Desa Jagan,  Bendosari, Sukoharjo ke Sragen berjarak sekitar 48 Km. “Melajo terus, karena keluarganya tinggal di Sukoharjo,”

Ketua DPRD Sragen Suparno ikut berduka atas meninggalnya sahabatnya itu. “Almarhum sahabat saya, dia merupakan sosok yang familier,” tuturnya.

Terpisah, Endro Supriyadi dari  Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Sragen mewakili wartawan memberikan sambutan sebelum jenasah sahabat yang sudah lama dikenalnya itu dimakamkan.

Sebelum menjadi anggota legislatif, Endro pernah bekerja sebagai wartawan Jawa Pos Radar Solo dan sering  tugas peliputan bersama Ari Susanto.

Anind