blank
Maria Londa (kedua dari kiri), masih menjadi yang terbaik di kelasnya. Foto: riyan

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Tim Kota Surakarta tampil bagus di hari kedua ajang Kejurnas Atletik Jateng Open 2025, yang digelar di Stadion Tri Lomba Juang, Mugas, Semarang, Jumat (4/7/2025).

Pada lomba sesi kedua yang dimainkan sore hari, Tim Kota Surakarta sukses meraih medali emas di nomor estafet 4×100 meter putri. Menurunkan empat pelari terbaiknya, Nabila Juliana, Diva Devina, Angela Merici, dan Shava Salvia, kuartet ini menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 49.53 detik.

Untuk medali perak diraih Tim PASI Sleman dengan catatan waktu 50,61 detik, dan perunggu diraih Kota Salatiga yang mengoleksi waktu 50,68 detik.

BACA JUGA: Jelang Buka Luwur, Polisi Larang PKL Berjualan di Sekitar Menara Kudus

Sedangkan di bagian putra, nomor estafet 4×100 meter dimenangkan PASI Bandung, setealh membukukan waktu 41,34 detik. Posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati Samaratungga Surabaya (42.02 detik), dan Universitas Negeri Jakarta (42,14 detik).

Sementara itu, ratu lompat jangkit Indonesia, Maria Natalia Londa, masih mampu membuktikan sebagai yang terbaik, usai meraih medali emas pada hari kedua Jateng Open 2025 ini.

Bagi dia, ini merupakan emas keduanya di Jateng Open 2025. Pada hari pertama, dia meraih medali emas di nomor lompat jauh putri.

BACA JUGA: Mengungkap Fakta Baru: Masuknya Islam di Tanah Jawa, Benarkah dari Jepara?

Di nomor lompat jangkit, pemegang Rekornas dan PON yang memperkuat ASICS Running Club ini, berhasil melompat sejauh 13,60 meter. Posisi kedua ditempati Vidya Ayu (Kabupaten Pati) dengan lompatan 11.82 meter, dan ketiga Eka Triamitha (Kabupaten Blora) dengan lompatan 11.08 meter.

Menurut Maria, lompatannya di Jateng Open ini sama dengan rekor PON miliknya, sebelum PON 2024. Karena di PON Aceh-Sumut lalu, dirinya berhasil memecahkan rekor dengan lompatan sejauh 13,75 meter.

”Senang juga bisa bersaing dengan generasi penerus saya di sini. Saya melihat, mereka punya potensi untuk maju,” kata Maria, yang berharap bisa tampil di SEA Games 2025, yang merupakan SEA Games terakhirnya.

BACA JUGA: Dewan dan Pedagang Tolak CFN Jalan Pancasila dan Area Alun-alun Kota Tegal

Ditanya latar belakang tampil di Jateng Open ini, dia menjelaskan, meskipun sudah malang melintang di ajang Kejuaraan Asia Tenggara dan Asia, dirinya tetap tak pilah-pilih event. Baginya, Jateng Open tetap merupakan ajang bergengsi.

”Saya juga sekalian memberikan motivasi bagi adik-adik, yang bertekad meraih prestasi maksimal di atletik. Mereka punya kesempatan yang sama,” tandasnya.

Riyan