Lebih Dekat dengan Alam, Lebih Sehat dan Bahagia

Fenomena terapi pohon ini bukan sekadar tren. Dalam bukunya yang terkenal, Biophilia (1984), biolog E.O. Wilson menjelaskan bahwa manusia secara naluriah memiliki keterikatan dengan alam dan makhluk hidup lainnya. Ini menjelaskan mengapa pemandangan alam lebih menenangkan daripada suasana kota, atau kenapa interaksi dengan hewan peliharaan membuat seseorang merasa lebih bahagia.

Melalui aksi spontan dan sederhana tersebut, Bupati Kudus seakan mengingatkan masyarakat untuk kembali ‘membumi’—menghadirkan alam ke dalam keseharian di tengah tekanan hidup modern. Mungkin sudah waktunya kita juga ikut mencoba: berhenti sejenak, hirup udara segar, dan… peluk pohon.

Ali Bustomi