blank
Malam tirakatan sambut Hari Bhayangkara antara Perum Perhutani KPH Purwodadi dengan Polsek Ngaringan, Senin malam (30/06/2025), di aula Mapolsek Ngaringan. Foto: Perhutani

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Perhutani KPH Purwodadi melalui Asper/Kepala BKPH Bandung aktif bersinergi dengan Polsek Ngaringan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk malam tirakatan, Senin malam (30/06/2025), di aula kantor Polsek Ngaringan, Kabupaten Grobogan.

Acara tirakatan ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri berbagai pihak, termasuk Asper/Kepala BKPH Bandung, jajaran Polsek, Camat Ngaringan, Kepala Desa Ngaringan, serta warga sekitar.

Suasana malam penuh refleksi ini menciptakan ruang kebersamaan yang mempererat kerja sama antara Perhutani, kepolisian, dan masyarakat untuk menjaga keamanan dan keharmonisan lingkungan, khususnya di wilayah Ngaringan.

Dalam sambutannya mewakili Administratur Perhutani KPH Purwodadi, Sri Purwanto selaku Asper/Kepala BKPH Bandung menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kawasan hutan dan membangun hubungan erat dengan masyarakat.

blank
Malam tirakatan sambut Hari Bhayangkara antara Perum Perhutani KPH Purwodadi dengan Polsek Ngaringan, Senin malam (30/06/2025), di aula Mapolsek Ngaringan. Foto: Perhutani

“Kami dari Perhutani sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan malam tirakatan ini. Momentum ini tidak hanya menjadi refleksi perjalanan Polri, tetapi juga memperkuat sinergi kami dalam menjaga keamanan kawasan hutan serta menjalin kedekatan dengan masyarakat. Kami berharap kerja sama yang telah terjalin ini dapat terus ditingkatkan dalam mendukung tugas-tugas negara,” ujarnya.

Kolaborasi

Kapolsek Ngaringan, AKP Mujijayadari, S.H., M.H., juga menegaskan bahwa kolaborasi antar unsur Forkopimcam menjadi elemen utama dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah.

“Hubungan baik antara Polri, Perhutani, dan Forkopimcam lainnya merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas wilayah. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan damai, khususnya di Kecamatan Ngaringan,” ungkapnya.

Kegiatan tirakatan tersebut ditutup dengan doa bersama. Doa menjadi penanda harapan agar sinergi antara Polri, Perhutani, dan masyarakat tetap terjaga dan terus berkembang demi keamanan wilayah serta pelestarian hutan di wilayah Ngaringan.
Tya Wiedya