blank
Foto bersama para atlet yang akan berlaga pada Pomprov Jateng. Foto: UKSW

“Tahun ini, target kami adalah emas. Kami sudah mempersiapkan dengan latihan intensif, dari dua kali seminggu menjadi empat kali seminggu. Ini semua demi performa maksimal, terlebih setelah Pomprov, kami juga akan menghadapi ajang di Kemenpora. Kami ingin Taekwondo UKSW makin dikenal dan diperhitungkan,” ujar Thasya optimistis.

Sementara itu, dalam semangat yang serupa, Anthonie dari tim PPK Ormawa mengungkapkan rasa syukurnya atas kelolosan program yang sempat diragukan.

“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Kami sempat pesimis, namun Tuhan menopang. Kami akan mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di Grobogan, membantu desa dalam irigasi pertanian. Semoga ini menjadi kontribusi nyata UKSW bagi masyarakat,” jelasnya.

Adapun pembukaan resmi Pomprov akan digelar pada Selasa, 24 Juni 2025 di Auditorium Rubiyano Misman, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.

Momen pelepasan atlet UKSW ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) ke-3 kehidupan sehat dan sejahtera, SDGs ke-4 pendidikan berkualitas, SDGs ke-5 kesetaraan gender, SDGs ke-10 mengurangi ketimpangan, SDGs ke-11 kota dan komunitas yang berkelanjutan, serta SDGs ke-17 kemitraan untuk mencapai tujuan.

Ning S