blank
Muslichah Setiasih saat membacakan sambutan dari gubernur, di hadapan ratusan pengurus IPHI dari 35 kabupaten/kota se-Jateng. Foto: dok/ist

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs Ahmad Luthfi SH SSt MK mengatakan, pentingnya posisi strategis Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di tengah masyarakat.

Hal itu seperti yang dia sampaikan, dalam sambutan pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PW IPHI) Jawa Tengah 2025–2030, di Hotel Grand Wahid, Salatiga, Sabtu (14/6/2025).

Dalam sambutannya yang dibacakan Plt Kepala Kespangpol Jateng, Muslichah Setiasih, di hadapan ratusan pengurus IPHI dari 35 kabupaten/kota se-Jateng, gubernur juga menyampaikan pesan yang sarat makna kebangsaan dan spiritualitas.

BACA JUGA: Luruskan Fakta, Ketum PWI Zulmansyah Sekedang Usul Percepat Kongres

”IPHI harus mampu menjadi institusi moral. Tidak hanya organisasi alumni, tapi rumah besar yang menjaga nilai-nilai ke-Islaman dan kebangsaan,” kata dia.

Gubernur juga menyebutkan, pentingnya IPHI menjadi penopang ketahanan spiritual, terutama dalam era disrupsi dan polarisasi sosial-politik yang semakin tajam. Ditegaskannya, para alumni haji memiliki tanggung jawab sosial untuk menjadi teladan akhlak, disiplin, dan semangat melayani di tengah masyarakat.

”Haji itu bukan puncak ibadah saja, tapi awal dari komitmen hidup yang lebih baik. Di Tanah Suci, kita belajar disiplin, taat, sabar, dan rendah hati. Maka ketika kembali, seharusnya kita tampil sebagai pembawa cahaya perubahan,” lanjutnya.

BACA JUGA: Sisi Pemasaran Jadi Kendala Utama Pelaku UMKM

Di akhir pesannya, gubernur mendorong agar IPHI tak hanya fokus pada kegiatan ibadah saja. Tetapi juga menyentuh aspek kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan sosial. ”Bangun koperasi, kembangkan ekonomi syariah, dorong produk UMKM jamaah. Jangan hanya kumpul, tapi harus produktif,” pintanya.

Gubenur Jateng ini juga memberikan dukungan penuh kepada Ketua baru, Dr dr KH Masrifan Djamil MPH MMR dan jajaran pengurusnya, untuk membawa IPHI Jateng menjadi ormas haji yang unggul secara spiritual, sosial, dan digital.

Dalam komposisi kepengurusan IPHI Jateng Periode 2025–2030, pengurus lama Drs H Harsono MBA kembali dipercaya sebagai Ketua Dewan Penasihat, didampingi Prof Dr H Suparman Syukur MA (Sekretaris).

Sedangkan Prof Dr H Abdul Djamil MA, menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina, dan Prof Dr Ir H Edi Noersasongko MKom (Sekretaris Dewan Pembina). Untuk kepengurusan harian, Masrifan Djamil dipercaya sebagai Ketua, didampingi Dr H Abdul Kohar Mudzakir SPi MSi (Sekretaris) dan Hj Ir Rita Ernawati MM (Bendahara).

Riyan