WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Setiap rupiah mata anggaran, harus memiliki keberpihakan pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Yang manfaatnya, benar-benar dirasakan masyarakat. Dari rakyat, untuk rakyat serta bermanfaat secara nyata.
Penegasan tersebut, disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Wonogiri, Sugiharno, Jumat sore (13/6/25), saat menyampaikan sikap akhir Fraksi Kebangkitan Bangsa Demokrat (koalisi PKB dengan Partai Demokrat). Sikap akhir fraksinya Itu, disampaikan pada forum rapat paripurna DPRD dalam membahas Rap-erda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2024.
Ada 5 Anggota Dewan yang tampil menyampaikan sikap akhir fraksi. Terdiri atas Sugiharno dari Fraksi Kebangkitan Bangsa Demokrat, Sri Rejeki (Fraksi PDI Perjuangan), Arum Subekti (Fraksi Gerindra Plus PAB), Nyamik Saptati (Fraksi PKS) dan Reni Toriliana (Fraksi Partai Golkar).
Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Krisyanto dan Suryo Suminto didampingi Sekretaris Dewan Edhy Tri Hadiyantho. Dihadiri 43 dari 50 anggota. Terdiri atas 26 Anggota Fraksi PDI Perjuangan, berikut masing-masing 5 Anggota dari Fraksi PKS dan Fraksi Gerindra Plus PAN. Kemudian masing-masing 3 Anggota dari Fraksi Partai Golkar dan dari Fraksi Kebangkitan Bangsa Demokrat.
Semua juru bicara fraksi, dalam narasi penyampaian sikap akhir, menyampaikan ucapan selamat dan memberikan apresiasi terhadap Bupati, terkait tata kelola keuangan. Yang ditandai diperolehnya lagi predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Terlebih, ini merupakan Opini WTP yang kesepuluhkalinya berturut-turut yang diperoleh Kabupaten Wonogiri.
Menerima
Para juru bicara fraksi menyatakan, dapat menerima Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 untuk selanjutnya dievaluasi Gubernur Jawa Tengah. Bersama itu, mereka juga menyampaikan sejumlah saran, masukan dan pendapat, agar ada evaluasi demi penyempurnaan pelaksanaan pembangunan di tahun mendatang.
Hadir dalam rapat paripurna tersebut, Bupati Setyo Sukarno, Sekda FX Pranata bersama para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rapat paripurna diawali dengan penyampaian laporan Badan Anggaran oleh Sekretaris Dewan Edhy Tri Hadiyantho. Dilaporkan, realisasi APBD Tahun 2024 terdiri atas Pendapatan sebesar Rp 2,476 triliun lebih, Belanja Daerah Rp 2,591 triliun lebih dan Surplus Defisit sebesar Rp 114,427 miliar lebih.
Dalam kesempatan itu, Badan Anggaran memberikan 4 rekomendasi, yang salah satu diantaranya meminta ekskutif agar mendata payung hukum yang harus di-review atau disesuaikan dengan kondisi saat ini. Hal ini penting dilakukan, sebagai dasar hukum Pemda dalam melaksanakan kegiatan.
Menanggapi saran, masukan dan pendapat para juru bicara fraksi, Bupati menyatakan akan menindaklanjutinya bersama seluruh jajaran OPD. Hal ini penting dilakukan, untuk pembenahan ke depan agar Wonogiri makin maju, sejahtera dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut Bupati bersama Pimpinan DPRD Kabupaten Wonogiri, menandatangani berita acara tentang telah disetujuinya Rapaerda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2024 untuk dievaluasi Gubernur Jateng.(Bambang Pur)













