WONOSOBO(SUARA BARU.ID)-Ketua Umum Asprov PSSI Jawa Tengah AS Sukawijaya atau Yoyok Sukawi menegaskan bahwa saat ini kondisi sepak bola di Jawa Tengah lebih sehat dan bersih dari praktik-praktik kotor yang pernah mencoreng citra kompetisi.
“Saya memastikan bahwa Asprov PSSI Jateng kini menegakkan disiplin tinggi terhadap wasit dan perangkat pertandingan,” ungkap dia usai melantik pengurus Asian PSSI Wonosobo di Pendopo Bupati setempat, Kamis (12/6/2025).
Dia juga berpesan kepada Askab PSSI Wonosobo, tidak usah khawatir soal wasit. Sekarang semua perangkat pertandingan dituntut punya integritas. Siapapun yang bermain-main di wilayah sepakbola, tidak bisa ditelolir lagi.
“Jika ada wasit atau perangkat pertandingan yang ketahuan menerima suap, langsung dipecat. Kami tidak main-main. Saatnya kini, integritas di dunia sepakbola, harus ditegakkan!” tegasnya.
Yoyok Sukawi juga memberikan apresiasi tinggi terhadap susunan pengurus Askab PSSI Wonosobo periode 2025-2030. Apalagi Bupati sangat mendukung kemajuan sepakbola di daerahnya. Tidak semua pimpinan daerah peduli pada sepakbola.
Pengurus Solid

Ditambahkan Ketua Umum Asprov PSSI Jateng, dengan kepengurusan baru yang solid, dukungan penuh dari pemerintah daerah, masa depan sepak bola di Wonosobo tampaknya akan semakin cerah.
Dia menilai, program pembentukan SSB di tiap kecamatan, pembangunan stadion, dan langkah menuju teknologi modern seperti VAR menjadi sinyal positif dari keseriusan membangun masa depan sepak bola yang lebih baik.
Menurut Yoyok, struktur organisasi Askab PSSI Wonosobo saat ini sangat solid dan terdiri dari berbagai elemen masyarakat yang punya kecintaan besar terhadap sepak bola.
“Komposisi pengurus Askab PSSI Wonosobo luar biasa. Ada politisi, pejabat, pengusaha, media dan praktisi olahraga yang benar-benar gila bola. Ini fondasi kuat untuk mendorong prestasi yang lebih tinggi,” kata Yoyok.
Dia juga menyampaikan optimismenya terhadap PSIW Wonosobo yang kini tengah berlaga di Liga 3 Nasional. Tinggal lsedikit perbaikan teknis untuk menjadikan PSIW sebagai kekuatan baru di persepakbolaan Jawa Tengah.
Muharno Zarka













