blank
Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Kalikajar Wonosobo Bety Haryani saat menjelaskan usaha koperasi yang dipimpinnya. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO(SUARABARU.ID)-Koperasi Merah Putih Kelurahan Kalikajar Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah, Kamis (12/6/2025), dilaunching oleh Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diperkop UKM) Wonosobo Haris Gunarto, di Kantor Koperasi Merah Putih setempat.

Lounching Kopkel Merah Putih ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pengguntingan pita. Tumpeng dipotong oleh Sekdin Diperkop UKM Haris Gunarto diserahkan kepada Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Kalikajar Betty Haryani.

Sedangkan pengguntingan pita di depan gerai usaha Koperasi Merah Putih Kelurahan Kalikajar dilakukan Camat Kalikajar Aldhiana Kusumawati disaksikan Kabag Perekonomian Setda Joko Widodo, Kabag Tapem Setda, Kalur Kalikajar Putut Lambang Prihatmoko, Dirut BPR BKK Jateng Sugito dan jajaran Forkompimcam Kalikajar.

blank
Camat Kalikajar Wonosobo Aldhiana Kusumawati saat mengguting pita pembukaan Koperasi Merah Putih Kelurahan Kalikajar. Foto : SB/Muharno Zarka

Sekdin Disperkop UKM Wonosobo Haris Gunarto mengatakan koperasi Merah Putih merupakan program Presiden RI Prabowo Subianto. Koperasi tersebut sebagai upaya membangun ekonomi kerakyatan di wilayah pedesaan. Semua Desa/Kelurahan di Indonesia ditargetkan terbentuk Koperasi Merah Putih.

“Proses pembentukan koperasi Merah Putih memang dipercepat. Di awali dari sosialisasi, verifikasi persyaratan dan dilanjutkan pembentukan kelembagaan koperasi. Ini termasuk launching yang pertama kali. Malalui usaha yang dilakukan koperas diharapkan segera berjalan dan berkembang,” ujarnya.

Camat Kalikajar Aldhiana Kusumawati mengapresiasi launching Koperasi Merah Putih Kelurahan Kalikajar. Pembentukan koperasi di desa merupakan semangat Indonesia dan cita-cita pemerintah. Di wilayah Kalikajar nanti akan ada 19 Koperasi Merah Putih yang berbasis di desa dan kelurahan.

“Kami berharap pergerakan Koperasi Merah Putih tidak sekadar dilaunching dan berhenti di tengah jalan. Setelah badan hukum terbit dan kepengurusan terbentuk, usaha koperasi harus segera dijalankan. Pengelola koperasi bisa bermitra dengan petani dan pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha bersama,” tegasnya.

Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Kalikajar Betty Haryani menyebut koperasi yang dikelolanya melayani BRI Link, pembayaran tarif air bersih Perumda Air Minum Tirta Aji dan PLN, jasa kontruksi dan simpan pinjam bagi anggota atau masyarakat.

“Saat ini anggota koperasi terdiri 25 orang dan ke depan akan terus bertambah. Kami juga menyediakan sembako, kebutuhan pertanian, hasil produksi pertanian dan peternakan serta produksi mitra UMKM,” terangnya.

Dia mengaku tergerak untuk merintis Koperasi Merah Putih karena ini merupakan program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto dan punya prospek bagus. Dibutuhkan kerjasama semua pihak, yakni pengurus, pengawas, pengelola, anggota, pemerintah dan masyarakat agar koperasi ini bisa tumbuh dan maju untuk kesejahteraan masyarakat desa.

Muharno Zarka