blank
Rektor UNISNU Jepara Prof. Dr. KH. Abdul Djamil, MA saat menyerahkan piagam kepaada narasumber. Foto: Unisnu

JEPARA (SUARABARU.ID) – Program Studi Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi UNISNU Jepara sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Developing Research Skill By Using Data Analyst Software” pada Senin (2/6-2025). Seminar  yang diselenggarakan secara hibrid (luring dan daring) dihadiri 89 peserta dengan  menghadirkan dua narasumber dari Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara dan Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. KH. Abdul Djamil, MA (Rektor UNISNU Jepara) yang menyatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arah strategis kampus dalam membangun budaya akademik berbasis riset dan penguasaan teknologi informasi.

“Disekitar itu, sungguh banyak sekali data-data yang sangat bebas. Kami berharap mahasiswa tidak lagi melihat data hanya sebagai angka-angka, tetapi sebagai bahan bakar utama dalam proses pengambilan keputusan berbasis riset. Ke depan, kolaborasi lintas kampus dalam penguatan riset seperti ini akan terus kami dorong,” pungkasnya

blank
Rektor UNISNU Jepara Prof. Dr. KH. Abdul Djamil, MA saat memberikan sambutan. Foto: Hadepe

Ketua Program Studi (Kaprodi) Teknik Industri UNISNU Jepara, Gunawan Mohammad menyampaikan bahwa seminar nasional ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Saintek Expo yang dilaksanakan pada 2-4 Juni 2025. “Selain ini, kami juga mengadakan workshop excel level basic untuk para siswa dan calon mahasiswa teknik industri, dan juga lomba excel level advance tingkat nasional untuk mahasiswa teknik industri dalam mengasah analisis data,” urainya

Ia juga mengungkapkan, seminar nasional ini juga sebagai wujud implementasi kerja sama yang dilakukan Teknik Industri UNISNU Jepara dan UNIBA Surakarta.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UNIBA Surakarta, Nancy Oktyajati, S.T., M.T. menyampaikan apresiasi atas kegiatan seminar nasional kolaborasi ini. “Kerja sama dalam bidang pendidikan ini merupakan bagian dari upaya kita bersama dalam meningkatkan kapasitas riset mahasiswa dan dosen, terutama dalam menghadapi era digital yang menuntut pemanfaatan data secara maksimal.”, ujarnya.

blank
Peserta mahasiswa Teknik Industri Unisnu Jepara di ruang seminar D203 Fakultas Sains dan teknologi. Foto: Gunboi

Dalam seminar ini sesi pertama diisi oleh Muhammad Choiru Zulfa, S.T., M.T dari UNISNU Jepara dengan sub tema “Implementing SPC as a Research Tool in Industrial Data Analysis”. Ia  menekankan bahwa Statistical Process Control (SPC) tidak hanya digunakan dalam pengendalian mutu industri, tetapi juga sangat relevan sebagai alat bantu penelitian ilmiah. “Dengan pendekatan SPC, peneliti bisa melihat pola, tren, dan ketidakteraturan dalam data yang dapat mengarahkan pada solusi nyata di lapangan,” jelasnya.

Sedang sesi kedua dibawakan oleh Very Dwi Setiawan, S.T., M.Sc dari UNIBA Surakarta dengan sub tema “From Raw Data to Insight: A Pythonic Approach to Research”. Dalam paparannya, ia memperkenalkan Python sebagai bahasa pemrograman yang powerful dan fleksibel dalam proses pengolahan serta visualisasi data. “Python bukan hanya untuk programmer, tetapi juga alat bagi peneliti untuk mengekstraksi makna dari data mentah secara cepat dan efisien,” tegasnya.

Peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif hingga akhir acara. Panitia berharap, seminar ini dapat menjadi program berkelanjutan dalam pengembangan riset dan data analysis di lingkungan perguruan tinggi masing-masing.

Hadepe – gunboi