blank
Bupati Kudus saat meresmikan peluncuran SIPAKLEO, aplikasi untuk pemantauan ormas. Foto:ist

KUDUS (SUARABARU.ID)  – Pemerintah Kabupaten Kudus terus mendorong penguatan peran organisasi kemasyarakatan (ormas) melalui seminar dan sosialisasi pemberdayaan ormas yang digelar di Pendapa Kabupaten Kudus pada Selasa (3/6/2025).

Kegiatan ini sekaligus menjadi momen peluncuran aplikasi SIPAKLEO (Sistem Pemberitahuan Keberadaan Laporan dan Evaluasi Organisasi Kemasyarakatan), sebuah inovasi digital untuk pemantauan dan pelaporan aktivitas ormas secara real-time.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris selaku keynote speaker, didampingi oleh Wakil Bupati Bellinda Birton, Kapolres Kudus, dan perwakilan dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah.

Turut hadir pula unsur Forkopimda Kudus, Ketua TP PKK Kudus, Kepala Badan Kesbangpol, serta perwakilan ormas dan elemen masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sam’ani menekankan pentingnya partisipasi aktif ormas dalam menjaga kondusifitas daerah, memperkuat nilai-nilai persatuan, serta membangun budaya toleransi di tengah masyarakat.

Ia berharap peluncuran aplikasi SIPAKLEO dapat menjadi tonggak baru dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi organisasi kemasyarakatan di Kudus.

“Kehadiran SIPAKLEO adalah bentuk komitmen kami untuk menghadirkan tata kelola ormas yang lebih transparan, efektif, dan kolaboratif,” ujar Bupati Sam’ani.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kudus juga menegaskan visinya dalam mewujudkan Kudus Sehat—yang berarti Sejahtera, Harmoni, dan Takwa. Pendekatan inklusif antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci untuk memperkuat sinergi pembangunan daerah.

Peluncuran SIPAKLEO diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi ormas dalam menyampaikan laporan kegiatan, keberadaan, dan evaluasi organisasi, sekaligus menjadi alat strategis bagi pemerintah dalam melakukan pengawasan dan pembinaan secara berkelanjutan.

Ali Bustomi