
Adapun fasilitas yang tersedia cukup representatif. Ada gazebo, toilet, mushala, warung makan-minum, kolam renang, spot foto, kafe, dan tempat duduk santai sambil menikmati udara sejuk.
Curug yang Utama
Memang fasilitas di tempat ini cukup banyak. Tetapi, yang menjadi daya Tarik utama tentu Curug Pletuknya. Keindahan air terjun berketinggian sekitar 120 meter itu, dikitari pohonan hijau dan rindang, dengan bentuk yang berundak-undak makin ke bawah alirannya semakin besar.
Sebagaimana laiknya air tejun, tentu tempat jatuhnya air menjadi sebuah kolam. Kolam yang ada di Curug Pletuk ini tak begitu besar, namun bila ingin mencoba menikmati sesnasi kesejukannya tentu kita bisa turun. Tetapi ingat, tetap harus waspada untuk menjaga diri. Hempasan airnya sangat terasa apalagi jika kamu semakin mendekati aliran air terjunnya.
Untuk menuju air terjunnya pun relatif ringan, kamu nggak perlu berjalan jauh-jauh. Dan, jalurnya tidak naik-turun. Dari lokasi parkir menuju kawasan Curug Pletuk sekitar 100 meter, dan kita harus jalan karena sepeda motor apalagi mbil tidak diizinkan untuk memasuki kawasan ini.
Setelah dari tempat parkir, kita mulai jalan, lalu akan bertemu kolam renang. Baru setelah ini kita menapaki anak tangga menuju air terjun. Tetapi, banyak bonus sebelum sampai air terjun. Ada spt-spot foto yang jangan dilewatkan. Misalnya saja dengan berhenti sejenak di sebuah gardu pandang. Di sini kita ambil posisi, sehingga air terjun ini tampak sangat jelas dari gardu pandang.
Dikelola Desa Wisata
Keberadaan Curug Pletuk ini menggerakkan warga untuk mengelola. Maka, melalui Desa Wisata Pesangkalan, mengelola destinasi ini secra intensif.
Dengan langkah pengelolaan yang lebih intensif, Desa Wisata Pesangkalan berharap dapat memberikan pengalaman wisata yang lebih baik kepada para pengunjung.
Pengelolaan ini juga bertujuan untuk melakukan konservasi alam dan keberlanjutan ekosistem di sekitar Curug Pletuk.
Program konservasi dan pelestarian lingkungan aktif diterapkan untuk memastikan bahwa keindahan alam ini dapat dinikmati oleh generasi-generasi mendatang.
Yang pasti pula, kehadiran pengunjung memberikan manfaat ekonomis bagi warga setempat. Karena pariwisata itu dikenal punya multiplier effect yang luar biasa. Ibarat laba-laba pada sarangnya, saat dia bergerak, seluruh bagian satang itu sampai ke ujung-ujungnya bergerak. Bukan hanya harga tiket masuk yang didapat, ada ongkjs parkir, warga yang berjualan, transportasi, bahkan bila pengunjung menginap maka kebutuhan akan akomodasi pun jelas mutlak.
Ayo, kapan berkunjung ke Curug Pletuk?
R. Widiyartono













