blank
Foto bersama dalam sosialisasi empat pilar MPR RI di Magelang. Foto: Tim Humas

“Pembangunan dimulai dengan data. Apakah RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) akan dibangun semua? Saya jawab iya, bertahap. Ke depan, harapannya progresnya jelas. Setelah data diselesaikan dikunci, jadi semua anggaran harus melalui database tersebut. Desa meminta data, kemudian nanti menjadi dasar membangun Magelang,” ujarnya.

Grengseng juga menegaskan akan mendata ulang iuran BPJS bagi warga miskin. Hal itu demi mencegah terjadinya kebocoran anggaran.

“Pendataan ulang BPJS. Data yang double dihapus untuk menghilangkan kebocoran anggaran. Perbup baru dirumuskan, nanti yang sakit langsung masuk RS dan gratis,” kata dia.

Bupati Magelang terpilih itu juga memikirkan pendidikan tinggi bagi warganya. Beasiswa masuk perguruan yang terakreditasi A dan telah bekerja sama dengan pemerintah daerah tengah dipikirkan serius.

“Kita subsidi Rp10 juta per semester. Datane apik opo ora (datanya bagus atau tidak) tergantung pak Kades. Apa itu dipakai? Pasti dipakai, itu namanya progress data. Semua harus berproses menunjukan kualitas data,” tandas Grengseng.

Ning S