blank
Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah bersama peserta Rakernas Perpamsi GEDSIA FERSIA di rumah dinas, Kamis 22/5.(Foto:SB/Prokopim)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Bupati Kebumen  Lilis Nuryani melalui Wakil Bupati Zaeni Miftah menegaskan, pihaknya mendukung program Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) melalui Forum Pelaksana GEDSI perusahaan air minum seluruh Indonesa (FERSIA).

Forum Pelaksana GEDSI Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (FERSIA), organisasi di bawah Perpamsi, telah menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakersnas) yang berlangsung di Hotel Trio Mal, Kebumen, selama dua hari (22-23/5) 2025.

GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion) atau Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial merupakan pendekatan pembangunan yang menekankan pentingnya mengintegrasikan isu-isu terkait gender, disabilitas, dan inklusi sosial dalam semua aspek perencanaan dan implementasi kebijakan.

Wakil Bupati  Kebumen Zaeni Miftah mewakili Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan , GEDSI FERSIA merupakan wadah atau forum untuk berbagi informasi dan pengalaman yang bersifat independen dan dapat membantu mewujudkan kolaborasi lintas sektor di bidang air minum kepada masyarakat.

Menurut Zaeni melalui FERSIA ini pihaknya ingin memastikan air minun yang aman bisa diakses oleh semua kalangan gender karena yang paling banyak dan membutuhkan air minum adalah Ibu Rumah Tangga, termasuk disabilitas dan kelompok masyarakat yang rentan.

blank
Wakil Bupati Kebumen Zaeni Moftah bersama Sekda Edi Rianto dan Direktur PDAM Tirta Bumi Sentosa Zein Musta’in, Kamis 22/5.(Foto?SB/Prokopim)

 

Zaeni Miftah berharap ke depannya  kehadiran forum-forum seperti FERSIA diharapkan bisa membantu Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia khususnya Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa Kabupaten Kebumen selaku BUMD Air Minum milik Kabupaten Kebumen.

“Pastinya kami selaku pemerintah DAERAH selalu mendukung program-program FERSIA dalam hal kesetaraan gender, disabilitas dan inklusi sosial,”ujarnya, Kamis (22/5)

Rakernas tersebut membahas banyak hal, salah satunya menyangkut pergantian antar waktu Ketua FERSIA yang sudah memasuki masa pensiun.

“Selain itu tentunya kita juga membahas persoalan gender, disabilitas dan persoalan inklusi sosial, untuk bisa diimplementasikan di seluruh PDAM-PDAM seluruh Indonesia,”ujar Teddy Setiabudi, Ketua FERSIA antar waktu yang baru saja terpilih, Jumat (23/5).

FERSIA merupakan sebuah forum yang mengarusutamakan  kesetaraan gender, disabilitas dan inklusi sosial di lingkungan Perpamsi yang didukung oleh Pemerintah Australia dan Indonesia untuk Infrastruktur (KIAT) yang keanggotaannya terdiri dari 17 Perumda Air Minum seluruh Indonesia.

Di sela-sela Raker, jajaran pengurus FERSIA menyempatkan bertemu dengan Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah. Jajaran pengurus FERSIA diterima Wabup di Rumah Dinas, pada Kamis (22/5) 2025. Hadir mendampingi Wabup di antaranya Sekda Kebumen  Edi Rianto yang juga selaku Dewan Pengawas PDAM Kebumen.

Melalui FERSIA, pihaknya ingin memastikan air minun yang aman bisa diakses oleh semua kalangan masyarakat gender, termasuk disabilitas dan kelompok masyarakat yang rentan. Karena itu, pihaknya siap berkolaborasi dengan pemerintah dan legislatif untuk mendukung program pemerintahan.

“Tentu saja kaitannya dengan gender dan disabilitas, dan Alhamdulillah, tadi Pak Wakil juga memberikan suport kepada kami, dan siap berkolaborasi,”imbuh Teddy.

Komper Wardopo