
Pemantauan Ketat di 20 Titik Rawan
Di wilayah kerja Daop 4 Semarang, terdapat 20 titik Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) yang terus menjadi fokus pemantauan intensif. Titik-titik rawan tersebut meliputi satu titik rawan longsor di wilayah Blora, tiga titik rawan tanah labil di wilayah Grobogan dan Blora, satu jembatan rawan di wilayah Grobogan, serta 15 titik rawan banjir yang tersebar di Tegal, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, dan Grobogan.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan pada titik-titik tersebut, KAI Daop 4 Semarang menyiagakan petugas selama 24 jam penuh. Para petugas dilengkapi dengan peralatan pantau serta instruksi penanganan cepat jika ditemukan kondisi yang berpotensi mengganggu operasional kereta api.
“Kami mengedepankan prinsip mitigasi risiko. Artinya, tidak hanya merespons saat terjadi gangguan, tapi juga mengantisipasi dan mempersiapkan langkah teknis sebelum potensi gangguan berkembang menjadi masalah nyata,” tambah Franoto.
Komitmen Terhadap Keselamatan dan Layanan Prima
Pemeriksaan lintas seperti ini akan terus dilakukan secara berkala, baik melalui inspeksi langsung oleh manajemen maupun pemantauan harian oleh petugas lapangan. Kegiatan ini menjadi bagian nyata dari strategi KAI dalam meningkatkan keselamatan, menjaga keandalan jalur, serta memberikan rasa aman bagi pengguna jasa kereta api.
“KAI Daop 4 Semarang berkomitmen terus melakukan inovasi dan peningkatan mutu infrastruktur demi memberikan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman dan tepat waktu,” kata Franoto.
Ning S











