KUDUS (SUARABARU.ID) – Menjelang Hari Raya Iduladha 2025, Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus memastikan seluruh hewan ternak di wilayahnya dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit serius, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Situasi PMK di Kudus masih terkendali dan aman. Tidak ada kasus yang ditemukan hingga saat ini,” ungkap Bambang Slamet, petugas dari Bidang Peternakan Dispertan Kudus, belum lama ini.
Sebagai langkah preventif, Dispertan Kudus rutin melakukan vaksinasi dan pemberian vitamin pada hewan ternak. Tindakan ini menyasar hewan di Pasar Hewan maupun di kandang-kandang milik peternak dan pedagang guna memastikan kesehatan hewan tetap optimal hingga hari penyembelihan kurban.
Data terbaru mencatat, populasi hewan ternak di Kudus mencakup sekitar 3.000 ekor kerbau serta 15.000 ekor kambing dan domba. Seluruh hewan tersebut dalam kondisi sehat dan dinyatakan cukup untuk memenuhi kebutuhan kurban tahun ini.
Untuk memperkuat ketahanan hewan terhadap ancaman penyakit, terutama PMK, Dispertan Kudus terus menggencarkan program vaksinasi. Sepanjang Januari hingga April 2025, sudah 1.200 ekor sapi dan kerbau yang divaksin. Saat ini, tersedia 1.350 dosis vaksin tambahan yang ditargetkan bisa dihabiskan dalam bulan Mei.
“Kami berupaya menyelesaikan penyuntikan seluruh dosis vaksin sebelum Iduladha, agar ketika mobilitas ternak meningkat, risiko penyebaran PMK bisa ditekan seminimal mungkin,” jelas Bambang.
Ia juga mengimbau para peternak dan pedagang untuk menjaga kebersihan kandang dan pakan. Pakan basah sebaiknya dihindari karena bisa memicu penyakit seperti cacing hati dan perut kembung. Selain vaksinasi, pemberian vitamin dan obat cacing juga terus dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh hewan.
Bambang turut mengingatkan masyarakat agar lebih teliti saat membeli hewan kurban. Pastikan hewan yang dibeli memiliki tanda eartag di telinga sebagai bukti telah divaksin PMK.
Ciri-ciri hewan kurban yang sehat antara lain: fisik tidak cacat, tubuh tampak segar dan tegap, mampu berdiri dengan keempat kaki, serta memiliki lubang hidung, mulut, dan anus yang bersih dari cairan atau kotoran mencurigakan.
Ali Bustomi













