JEPARA (SUARABARU.ID) – Camat Keling Lulut Andi Ariyanto, S.T. dengan dukungan 12 Petinggi di wilayahnya telah menginisiasi Festival Budaya Kelingan Keling, yang berlangsung di halaman rumah petinggi Damarwulan Saptu 17/5-2025. “12 desa tersebut adalah desa Keling, Bumiharjo, Gelang, Kaligarang, Tunahan, Kunir, Tempur, Damarwulan, Watuaji, Klepu, Jlegong, dan Kelet,” ujar Lulut Andi Ariyanto
Mereka menampilkan potensi seni yang dimiliki desa masing-masing. Harapan kami festival ini bisa dilaksanakan setiap tahun nya bergilir bergantian dari desa ke desa yg ada di kecamatan Keling. “ Ini juga sebagai iktiar untuk melestarikan dan mengembangan seni budaya yang ada disetiap pelosok desa selaras dengan program Jepara Mulus,” ungkap Lulut

Petinggi Damarwulan H Djambari selaku tuan rumah mengungkapkan, festival budaya kelingan ini di ikuti semua desa se kecamatan Keling dan ini murni dari patungan desa masing-masing dan inisiatif kita serta inisiator gagasan bersama dengan pak Camat Keling. Ini sekaligus sekaligus dalam rangka sedekah bumi desa Damarwulan . Masyarakat sangat antusias karena diikuti penampilan penampilan penari mulai tingkat anak SD hingga dewasa berpartisipasi menampilkan kreasi tariannya.
Sementara Iwan Nugroho selaku yang mewakili dari Disparbud mengungkapkan, festival ini perlu dilaksanakan tiap tahun dan ditingkatkan kegiatannya. Festival ini juga sebagai edukasi kepada anak anak dan masyarakat untuk mencintai budaya seni tradisi serta adat istiadat kita sendiri. “Dan nguri nguri budaya leluhur merupakan salah satu pondasi pariwisata yag bisa kita jual kepada wisatawan sebagai event budaya kegiatan seperti ini,” tuturnya

Menurut Iwan, even budaya ini juga menumbuhkan patriotisme mencintai budaya sendiri serta menjaga kebhinekaan hidup berbangsa dan bernegara. Dan ini selaras dari visi misi bapak Bupati Jepara yaitu mulus salah satunya Lestari, kita melestarikan yang ada di Jepara baik itu seni budaya adat istiadat dan tradisi.
Hadepe – Iwan













