Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan keberhasilan dalam pengelolaan sampah dan peningkatan pendapatan asli daerah, tidak lepas dari kerja bersama dan sinergisitas antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan stakeholder terkait.

Luthfi menjelaskan,  kemampuan pembangunan daerah itu, tidak bisa bergantung pada pendapatan asli daerah saja. Masih membutuhkan investasi dari dalam maupun luar negeri, sehingga kepala daerah di Jawa Tengah punya peran sebagai sales marketing, yang menawarkan daerahnya kepada para investor. Selain itu, sebagai gubernur, dirinya juga berupaya untuk mencairkan egosektoral antarwilayah.

“Integrasi wilayah itu penting, butuh aglomerasi sehingga tidak ada ego sektoral,” katanya.

Sementara terkait pengelolaan sampah, sejumlah aturan telah diterbitkan untuk mendukung pengelolaan sampah yang baik di Jawa Tengah. Terbaru, Ahmad Luthfi sudah membentuk tim Satgas Pengelolaan Sampah, untuk mengakselerasi pengelolaan sampah di seluruh wilayah Jawa Tengah.

“Kami sudah membentuk Satgas Pengelolaan Sampah untuk mengatasi pengelolaan sampah di Jawa Tengah. Role model-nya ada di Banyumas dan Cilacap,” bebernya.

R. Widiyartono