WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Sebuah mobil terbakar saat melaju di jalan raya. Kejadiannya berlangsung Rabu pagi (14/5/25) sekitar Pukul 09.30, di Kilometer 20 ruas jalan antarprovinsi Wonogiri (Jateng)-Ponorogo (Jatim). Tepatnya di Desa Tremes, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri.
Warga, menyatakan, mobil yang terbakar di jalan tikungan Tremes Sidoharjo tersebut, adalah kendaraan roda empat jenis Suzuki Carry buatan Tahun 1989 berpelat nomor AD 1380 ER. Tidak ada korban jiwa, karena pengemudinya berhasil menyelamatkan diri sebelum api bekobar.
Kasat Satpol PP Kabupaten Wonogiri Joko Susilo dan Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Wonogiri Joko Prayitno melalui Koordinator Lapangan Sriyanto Kembo, menyatakan, mobil yang terbakar tersebut adalah milik Mustolih (48) warga Desa Kendal RT 5/RW 7 Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri.
Markas Induk Damkar Pemkab Wonogiri menerima kontak permohonan pemadaman pada Pukul 09.41, dan langsung meresponnya dengan mengirimkan Tim Fireman Regu-3 Pimpinan Komandan Regu (Danru) Setyo Pamungkas ke lokasi.
Pemadaman dilakukan secara tuntas dan kembali ke Markas Pukul 11.25. Proses pemadaman dilakukan dengan melibatkan personel Polsek Sidoharjo Polres Wonogiri, Relawan dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Sidoharjo beserta warga masyarakat di sekitar tempat kejadian.
Konsleting
Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, petugas telah melakukan penanganan di lokasi kebakaran. Pemicu kebakaran, masih dalam penyelidikan. Tapi diduga keras berasal dari konsleting jaringan kabel kelistrikan yang terpasang pada mobil.
Koronologi kejadiannya, diawali saat mobil tersebut dikemukan oleh Mustholih, melaju dari Jatisrono menuju Sidoharjo. Sesampainya di Desa Tremes, Mustholih sebagai pemilik mobil, melihat ada asap yang muncul dari bagian mesin dan bau menyengat. Segera mobil ditepikan dan berhenti.
Pemilik yang sekaligus pengemudi, kesulitan untuk memadamkannya. Karena tidak tersedia tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR), juga tidak tersedia air. Kobaran api makin membesar, karena membakar dagangan kerupuk rambak yang diangkut di dalam mobil.
Kepada petugas, Mustholih menyatakan bahwa mobilnya baru saja mendapatkan perawatan di bengkel. Pemilik merasa heran, mengapa pasca perbaikan dari bengkel, justru malah terjadi kebakaran.(Bambang Pur)













