blank
Timnas Woodball Indonesia beserta ofisial, siap meraih prestasi terbaik di event Taiwan Open 2025. Foto: spr

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Jawa Tengah menjadi provinsi yang paling banyak menyumbangkan atlet untuk Timnas Woodball Indonesia, yang akan diterjunkan dalam event Taiwan Open 2025, yang digelar Rabu-Minggu (14-18/5/2025) mendatang.

Pelatih Timnas Woodball Indonesia asal Jateng, Kriswantoro, sebelum bertolak ke Taiwan, di Semarang mengatakan, dari delapan atlet yang tergabung dalam timnas, Jateng mewakilkan tiga atlet putri dan satu putra, serta satu pelatih. Sedangkan empat atlet lainnya berasal dari Kaltim (1), Jabar (2), dan seorang atlet asal Banten.

Atlet Jateng itu masing masing Dwi Tiga Putri, Febriyanti, dan Celsy Selviana (putri), serta Marga Nugraha Susilo (putra). Kriswantoro menyebut, para atlet kini dalam kondisi siap tempur, untuk membawa pulang prestasi terbaik.

BACA JUGA: Sekitar 20 Ribu Umat Buddha Ikuti Kirab Waisak, dari Candi Mendut menuju Borobudur

Menurutnya, kehadiran atlet-atlet Jateng dalam timnas, diharapkan dapat membawa Indonesia meraih prestasi gemilang di Taiwan Open 2025. Adapun nomor yang dipertandingkan yakni, Single Stroke dan Tim Stroke, untuk putra maupun putri.

”Kami bangga, Jateng mampu menyumbangkan atlet terbanyak dalam timnas. Cabor woodball di Jateng sangat diperhitungkan di tingkat Nasional, sehingga sebagian besar atletnya dipanggil untuk ikut di Taiwan open ini,” kata Kriswantoro dalam keterangannya belum lama ini.

Untuk peluang memenangkan pertandingan dia berharap, tim Indonesia bisa meraih medali emas, perak, atau perunggu, di semua nomor. Namun upaya untuk merebut medali itu, tentu akan menghadapi banyak pesaing, di antaranya Cina Taipei, Hongkong, Cina, dan Thailand.

BACA JUGA: Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Menyapa Pemenang FTBI Jawa Tengah

”Kami akan berjuang keras untuk bisa meraih medali emas, meski saingan kami berat. Kami mohon doanya agar bisa meraih medali, dan anak-anak bisa tampil bagus agar kita bisa juara umum,” tutur Kriswantoro, yang juga dosen di Fakultas Ilmu Keolahragaan Unnes ini.

Sementara itu, Manajer Timnas Kuston Sultoni menyatakan, ajang ini juga menjadi kesempatan bagi tim Indonesia untuk melakukan try out, sekaligus penjajagan lawan sebelum menuju event SEA Games Thailand 2025.

Disampaikan dia, event ini merupakan turnamen rutin tahunan di Taiwan. Karena woodball lahir di negara itu, yang tentunya banyak atlet-atlet andal dari Taiwan.

BACA JUGA: Perayaan Tri Suci Waisak Digelar di Vihara Sradha Dhamma

”Saat bertanding ke Taiwan nanti, kami juga akan mengintip kekuatan lawan, sebelum SEA Games digelar tahun ini. Terutama tim-tim kuat seperti Thailand, yang juga selaku tuan rumah,” jelas Kuston lagi.

Timnas Woodball Indonesia dijadwalkan bertolak ke Taiwan pada Selasa (13/5/2025), melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.

Sigit Pr