Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mengabarkan, sejumlah personel kepolisian diturunkan untuk mengamankan jalannya peribadatan yang dilakukan oleh Umat Agama Buddha tersebut. Ini sekaligus sebagai pelaksanaan Operasi Aman Nusa 2025.
Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo, turun langsung melakukan pemantauan untuk memastikan situasi keamanan berlangsung kondusif. Umat Buddha yang melakukan peribadatan dalam merayakan Tri Suci Waisak berlangsung aman, tenang dan khidmat.
Tri Suci Waisak adalah hari suci umat Buddha untuk merayakan tiga peristiwa penting dalam sejarah Budha. Tiga peristiwa penting tersebut adalah kelahiran Pangeran Sidharta, pencerahan menjadi Buddha setelah bertapa, dan Buddha Gautama Parinibbana atau wafat.
PDI Perjuangan
Untuk diketahui, perayaan Tri Suci Waisak tahun ini adalah Semangat Kebersamaan untuk Indonesia Maju. Tema ini menjadi pengingat bagi seluruh umat, untuk terus menumbuhkan keharmonisan dan kebijaksanaan sebagai pondasi mewujudkan perdamaian dan kemajuan bangsa.
Dengan tema tersebut, pemerintah mengajak setiap individu untuk merenungkan kembali ajaran luhur Sang Buddha, khususnya dalam hal pengendalian diri sebagai landasan untuk menciptakan kedamaian batin.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menambahkan, bersamaan dengan pemantauan perayaan Tri Suci Waisak, Kapolres Senin (12/5/25) juga memonitor jalannya Rapat Konsulidasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Wonogiri. Rapat digelar di Gedung PGRI Kabupaten Wonogiri.
Ikut mendampingi Kapolres, sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Wonogiri. Pemantauan dilakukan, sebagai wujud Polri senantiasa hadir pada semua event, sebagai bentuk pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tujuannya, untuk memastikan rapat berjalan aman dan tertib serta terjauhkan dari gangguan, berlangsung dalam situasi yang kondusif.(Bambang Pur)













