
Tumbuhkan semangat berkarya
Ketua Project Management Unit (PMU) sekaligus Rektor UKSW Periode 1983–1993, Profesor Dr. (H.C.) Willi Toisuta, Ph.D., menegaskan, keterlibatan UKSW di Timor Leste merupakan bagian dari tanggung jawab sejarah. “Sejak tahun 1970-an, UKSW telah menjadi bagian dari perencanaan pembangunan Timor Leste. Banyak alumni kami kini menjabat sebagai rektor, menteri, hingga ketua badan akreditasi nasional di sini,” paparnya.
Profesor Willi Toisuta juga menambahkan bahwa UKSW juga pernah menyelenggarakan pelatihan Bahasa Indonesia untuk guru-guru dari Australia, dan hampir seluruh guru BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) di negeri tersebut pernah menjalani magang di UKSW.
Salah satu pengajar program, Martha Nandari, M.A., menyampaikan antusiasmenya dalam mengajar kelas yang berisi mahasiswa dari Timor Leste ini. “Mereka sangat aktif dan antusias. Kelas berlangsung interaktif dan menyenangkan. Semoga semangat yang sama juga terpancar dari peserta di Dili,” ungkapnya.
Jesnia Madalena Gomes Ximenes, mahasiswa baru Program Studi Seni Musik, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UKSW, mengungkapkan antusiasmenya berkuliah di UKSW yang dinilainya unggul dalam kualitas pendidikan dan lingkungan kampus yang bersih serta asri.
“UKSW bukan hanya tempat untuk belajar secara akademik, tetapi juga wadah untuk mengembangkan bakat, membangun relasi, dan menumbuhkan semangat berkarya,” katanya.
Ia juga menekankan keramahan civitas academica UKSW yang membuat proses adaptasi semakin menyenangkan, serta merekomendasikan UKSW kepada rekan-rekannya di Timor Leste sebagai pilihan tempat studi yang inspiratif dan penuh peluang.
Melalui peluncuran PUC, UKSW tidak hanya menegaskan kiprahnya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada poin ke-4 pendidikan berkualitas dan ke-17 kemitraan untuk mencapai tujuan, tetapi juga memperluas panggung pengabdiannya di ranah global, menjadi mitra strategis dalam membangun generasi masa depan Timor Leste.
Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi di jenjang D3 hingga S3, dengan 28 Prodi Unggul dan A.
Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat.
Ning S













