JEPARA(SUARABARU.ID) – Panggung Gelar Karya Hardiknas di alun alun Jepara, Sabtu 3 Mei 2025 dihebohkan penampilan lebih dari 30 anak usia SD hingga SMA yang menampilkan Kentrung Jepara secara bersama-bersama.
Anak-anak Gen Z dan Gen Alpha ini, melalui syair – syairnya menyatakan siap melestarikan salah satu Warisan Budaya Tak Benda milik Jepara ini.

Adalah Sarjono, yang lebih dikenal dengan nama Mbah John, pemilik Yayasan JUNGPARA yang selama beberapa bulan terakhir melatih dan mendidik mereka dengan dukungan dari Sastrawan Aminan Basyarie, Teaterawan Sugiharto dan beberapa seniman senior lain di Jepara.
“Di kesempatan ini saya perkenalkan program baru yayasan Jungpara, yaitu Sekolah Rakyat Kentrung Jepara atau SRKJ” kata Mbah John sebelum pementasan di mulai.

Lebih jauh Mbah John menjelaskan bahwa SRKJ ini bukan sekolah formal seperti sekolah pada umumnya, hanya sebagai penanda bahwa proses regenerasi kentrung Jepara di yayasan Jungpara akan terus berjalan.
“Dulu ketika yang belajar hanya beberapa mahasiswa, kami menyebutnya Kelas Kentrung, sekarang ini yg belajar sudah dari berbagai jenjang usia dengan jumlah puluhan anak, jadi kami menyebutnya Sekolah” jelasnya lebih lanjut.
Sugiharto, Teaterawan yg juga dalang muda, yang dipercaya sebagai pengajar, merasa optimis jika program ini akan berjalan lebih baik dengan adanya inovasi pembelajaran. “Kami sudah membikin semacam modul untuk materi pembelajaran” jelasnya.

Penegasan senada juga disampaikan Aminan Basyarie yang bertanggung jawab mengasah kemampuan sastra khususnya sastra tutur sebagai bagian dari pertunjukan kentrung. “Dari awal anak-anak kami asah untuk terampil membuat pantun dan kemampuan story telling” katanya.
Beberapa orang tua yang mempercayakan anaknya untuk ikut di sekolah kentrung ini merasa bangga sekaligus bersyukur menyaksikan anak mereka tampil dan mengambil bagian secara aktif dalam upaya pelestarian seni budaya milik Jepara ini.
Hadepe – SJN













