KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) – Mendiang Ketua Dewan Pengawas DPP Walubi, Murdaya Widyawimarta Po, akan dikremasi di Bukit Dagi, Taman Wisata Candi Borobudur, Rabu (7 Mei 2025). Rencana awal akan dilakukan di lahan miliknya di Jalan Badrawati, Ngaran II nomor 13, Dusun XVIII, Borobudur, Kabupaten Magelang.
Narahubung media keluarga Murdaya, Eric Fernardo, hari ini (Jumat 2 Mei 2025) menjelaskan, berdasarkan rencana dari pihak keluarga, kremasi mendiang Murdaya Widyawimarta Po akan dilangsungkan di Bukit Dagi, Taman Wisata Candi Borobudur, pada hari Rabu (7 Mei 2025). Tepatnya sejak pukul 7 pagi.
Selebihnya dia menerangkan, peti jenazah mendiang Murdaya akan dipindahkan dari Vihara Griya Vipasana Avalokitesvara (GVA) Mendut, ke tenda Bukit Dagi, Taman Wisata Candi Borobudur, pada 6 Mei 2025 pukul 10 pagi.
Perlu diketahui, Murdaya Widyawimarta Po (84), meninggal di rumah sakit Singapura pada 7 April 2025. Jenazahnya dibawa ke Graha Vipasana Avalokitesvara (GVA)
Jalan Bojong II, nomor 1 Mendut, Mungkid, Kabupaten Magelang, sampai lokasi Senin (14/4/25) sekitar pukul 20.30 WIB. Sejak saat itu jenazahnya disemayamkan di GVA.
Eric Fernardo menambahkan, para pelayat yang akan menghadiri malam kembang pada 6 Mei 2025 dapat langsung menuju Tenda Kaki Bukit Dagi. Menurut rencana, kremasi akan dilakukan pada 7 Mei 2025 sekitar pukul 09.30.
Anak almarhum, Prajna Murdaya, ketika ditemui wartawan mengatakan, dipilihnya Borobudur sebagai tempat kremasi atas pertimbangan keagamaan. Kremasinya akan dilakukan secara tradisional yang dipimpin tokoh agama dari India dan Indonesia.
Saat ditanya pesan terakhir almarhum kepada keluarga, adalah: “Mengatasi sesuatu selalu ada cara”. Kalau kita tekun dan optimis, apa pun bisa diatasi. Prinsip seperti itu, diterapkan di bisnis maupun bidang sosial.
Eko Priyono













