KEBUMEN (SUARABARU.UD) – Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kebumen bersama TNI dan Polri melaksanakan operasi minuman keras di sejumlah titik di wilayah Kebumen barat.
Razia miras dipimpin langsung Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah Satpol PP Kebumen Juniadi Prasetyo, Rabu (30/4) malam.
Juniadi menerangkan, operasi terus digencarkan dalam rangka Penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2020 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. Sekaligus menindaklajuti aduan warga terkait aktivitas warga yang menggangu lingkungan.
“Kamu bergerakan di wilayah Kebumen Barat, baik itu di Gombong, Buayan, dan Kuwarasan. Dari operasi itu kita berhasil mengamankan duaratusan lebih botol miras dengan beragam merek,”ujarnya.
Juni menyayangkan, banyak warga yang menjual miras dengan berkedok jualan warung kopi, jualan burung dan peralatan dan pakannya, sehingga kerap mengelabuai masyarakat atau petugas. “Kedoknya banyak, ada yang pura-pura toko burung, warung kopi, jamu dan lain sebagainya,”terang Juni.

Dalam operasi itu, tidak ada perlawanan dari pemilik warung dan kios serta toko. Mereka kemudian dimintai keterangan, dan selanjutnya diminta datang ke Satpol PP guna menjalani proses hukum.
Berdasarkan Perda 4 Tahun 2020 itu, para tersangka pengedar Miras bisa dikenakan tindak pidana kurungan atau hukuman badan maksimal 3 bulan, atau denda sebesar Rp 50 juta.
Kasus ini selanjutnya diserahkan ke Pengadilan Negeri Kebumen untuk disidang. Nanti yang mengeksekusi dari Kejaksaan Negeri Kebumen,”ujarnya.
Pihaknya berkomitmen untuk terus melaksanakan operasi penyakit masyarakat, baik miras, judi atau togel, serta razia tempat penginapan yang ada indikasi kerap digunakan untuk perbuatan asusila. Hal ini dalam rangka penegakan Perda, serta menindaklanjuti aduan masyarakat di Lapor Cepat Bupati.
“Operasi akan terus kita lakukan di sejumlah wilayah karena ini sudah menjadi tugas dan tanggungjawab Satpol PP dalam menegakan Perda untuk menjaga kondusivitas dan ketertiban masyarakat,”tandas Juni.
Juni mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengonsumsi dan mengedarkan minuman beralkohol jenis apa pun, serta tidak melakukan aktivitas ilegal dalam bentuk apa pun agar terciptanya situasi masyarakat yang kondusif, aman damai.
Komper Wardopo











