blank
Penandatanganan Kerja Sama antara UKSW dengan BNNP Jawa Tengah. Foto: Dok/UKSW

Pancasila adalah identitas

Sementara itu, Profesor Dr. Irfan Idris dalam paparannya menekankan bahwa identitas kita adalah Pancasila. Pancasila dan kearifan lokal hendaknya sudah mengkristal dalam setiap diri dan memenuhi dunia maya serta pemikiran mahasiswa agar jangan terjadi kekosongan.

“Kalau terjadi kekosongan, paham yang tidak benar yang akan masuk. Kita pertahankan bagaimana kearifan lokal, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Undang-undang Dasar, Negara Kesatuan Republik Indonesia karena Indonesia ini rumah kita. Generasi muda harus didorong, wawasan kebangsaan perlu lebih dihidupkan dengan bahasa yang milennial. Nanti bagaimana anak muda sekarang ber-tiktok dengan nilai-nilai Pancasila, dan itu juga salah satu bentuk bela negara,” katanya.

Salah satu peserta, Aditya Pratama menyatakan antusiasnya mengikuti seminar karena pembicara yang dihadirkan mampu memberikan materi dengan cara yang asyik sehingga peserta mendapatkan pengetahuan baru.

“Kemarin jadi mendapat pengetahuan baru apa itu radikalisme dan bagaimana menangkalnya. Tentang narkoba juga jadi tahu kalau sekarang ini jenisnya macam-macam, sehingga kita bisa lebih waspada,” kata mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis ini.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor Bidang Pengajaran, Akademik, dan Kemahasiswaan Profesor Ferdy S. Rondonuwu, Penanggung Jawab Mata Kuliah Pilihan Bela Negara Dr. Sri Yuliyanto Joko Praseto, S.Si., M.Kom., pengajar mata kuliah pilihan Bela Negara, serta Koordinator Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di aras fakultas.

Penyelenggaraan Seminar “Bersama Menjaga Indonesia: Cegah Narkoba, Tangkal Radikalisme, Lawan Terorisme” merupakan wujud nyata dukungan UKSW dalam Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 pendidikan berkualitas dan ke-17 kemitraan untuk mencapai tujuan.

Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi di jenjang D3 hingga S3, dengan 28 Prodi Unggul dan A.

Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat.

Ning S