blank
Lomba nyunggi nampan untuk pembelajaran fokus pada aspek yang di perlu diperhatikan, ketenangan dan kehatian-hatian. Foto: Novita Mie Aloen

JEPARA (SUARABARU.ID) – Peringatan Hari Kartini menjadi momentum mengenang perjuangan RA Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, terutama dalam bidang pendidikan dan kesetaraan gender.

Melalui surat-suratnya yang kemudian dihimpun dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang, Kartini menyuarakan pentingnya pendidikan dan kesetaraan bagi perempuan.

blank
Fatayat NU Desa Mambak selenggarakan peringatan Hari Kartini. Foto: Novita Mie Aloen

Masih dalam suasana Hari Kartini ke-146 Tahun 2025, Fatayat NU Ranting Mambak, Jumat (25/04) menggelar 2 lomba yang bertempat di  Balai Desa  Mambak, yakni Lomba Nyunggi Nampan dan Mewarnai gambar R.A. Kartini. Dua junis lomba ini terkait dengan pembelajaran  pentingnya fokus, ketenangan, dan kahati-hatian.

blank
Juara loba dalam rangka peringatan Harai Kartini di Desa Mambak. Foto: Novita MA

Menurut Ketua Fatayat Ranting Mambak Anik Purwanti, S.Pd., peringatan Hari Kartini harus menjadi refleksi kita sejauh mana kita telah melaksanakan cita citadan spirit Kartini. “Karena itu kita perlu mengimplementasikan spirit itu dalam langkah dan peran yang harus dilakukan oleh anggota Fatayat, baik di organisasi, masyarakat maupun di keluarga.

blank
Juara lomba mewarnaik . Foto: NovIta MA

“Emansipasi bukan siapa yang didepan tapi bisa menempatkan diri dimana kita berpijak dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Ujar Anik Purwanti

Kegiatan diakhiri dengan tukar kado bagi semua anggota dan pengurus Fatayat Ranting Mambak yang hadir. Juga penyerahan  hadiah kepada para pemenang lomba,

Hadepe – Novita Mie Aloen