blank
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Indriyasari. Foto: Dok

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kasus dugaan korupsi mantan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (mbak Ita), dan mantan Ketua TP PKK Kota Semarang, Alwin Basri, menyeret sejumlah nama pejabat di lingkungan Pemkot Semarang.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Indriyasari (Iin), terseret dalam kasus tersebut lantaran dirinya diduga terlibat dan dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) namanya tersebut beberapa kali oleh terdakwa.

Saat dimintai konfirmasi, Iin mengaku siap datang ke persidangan berikutnya menjadi saksi untuk memberikan keterangan. Walau begitu dirinya hingga kini belum mendapat undangan pemeriksaan saksi dari pengadilan.

“Mungkin nanti akan ada pemeriksaan saksi. Pemeriksaannya belum tahu kapan, nanti pasti ada undangan. Doanya saja,” kata Iin, Rabu 23 April 2025.

Iin mengaku, sebagai warga negara yang baik dirinya menyatakan siap menjadi saksi dan memberikan keterangan dalam persidangan di kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan kepala daerah Kota Semarang tersebut.

“Saya sebagai warga negara yang baik siap bersaksi. Mohon doa semoga lancar, cepat selesai, semua baik-baik saja. Ikuti saja, insyaallah saya siap jadi saksi,” katanya.

Disinggung pertanyaan soal uang kebersamaan dari potongan dana insentif pegawai Pemkot Semarang yang digunakan untuk piknik ke Bali, Iin mengaku hal tersebut nantinya akan disampaikan di persidangan.

Hery Priyono