JEPARA (SUARABARU.ID)- Museum Ratu Kalinyamat yang terletak di komplek Masjid Mantingan, tepatnya di ruang paseban, depan halaman masjid, resmi dibuka oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo dan Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, Kamis (24/4/2025).

Perempuan pejuang asal Jepara yang pada tahun 2023 resmi dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Joko Widodo ini menjadi pahlawan kedua dari kota ukir setelah Raden Ajeng Kartini. Ratu Kalinyamat dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional karena jasa-jasanya dalam melawan kolonialisme di Nusantara.
Museum dengan konsep pameran lukisan bergaya pop art ini mengambil tema Ratu Kalinyamat sebagai pejuang bahari Nusantara atau pelopor poros maritim. Poros maritim adalah strategi kekuatan ekonomi, politik serta keamanan, antar negara melalui konektivitas laut. Hal itu salah satu yang menjadikan Kota Jepara menjadi salah satu kota penting di Nusantara pada Abad ke 16.

Selain dihadiri oleh Witiarso Utomo dan Lestari Moerdijat, peresmian museum Ratu Kalinyamat ini juga dihadiri oleh para Pengurus Yayasan Dharma Bakti Lestari, Yayasan Sultan Hadlirin, Anggota DPRD Jepara Nur Hidayat, H Pratikno, Forkopimcam Tahunan, seniman, budayawan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dari pantauan suarabaru.id, lukisan-lukisan bergaya pop art ini menceritakan sejarah panjang Ratu Kalinyamat saat memimpin Jepara pada tahun 1549. Aliansi kekuatan poros maritim terbukti dari armada laut Ratu Kalinyamat yang ikut membantu mengusir bangsa Portugis dari Malaka.
Bahkan buku-buku sejarah yang ditulis oleh para sejarahwan turut menghiasi museum Perjuangan Bahari tersebut. Semisal buku Da Asia yang ditulis Diego de Couto, seorang penjelajah asal Portugis juga ikut dipamerkan meskipun dalam bentuk replika.

Seagai informasi, Diego de couto dalam bukunya Da Asia beberapa kali menyebut Ratu Kalinyamat dengan sebuatan Rainha de Japora Bahkan orang-orang Portugis mencatatnya sebagai Rainha de Japora, Senhora Poderosa e rica, de kranige Dame, yang berarti “Ratu Jepara seorang wanita yang kaya dan berkuasa, seorang perempuan pemberani”.
Dengan konsep pameran lukisan bergaya pop art ini, museum Ratu Kalinyamat, Pejuang Bahari layak dikunjungi semua usia karena menampilkan sejarah Jepara dari sudut pandang karya modern yang mudah dipahamai para Gen Z. Museum Ratu Kalinyamat ini akan dibuka mulai 24 April hingga 24 Mei 2025.
ua













