blank
Wali Kota Damar Prasetyono menyerahkan cinderamata kepada guru (Bag Prokompim, Pemkot Magelang)

MAGELANG (SUARABARU.ID) – Ribuan guru SD/MI dan SMP/MTs mengikuti silaturahmi yang diselenggarakan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kota Magelang, di Gor Samapta Kompleks Sanden Sport Center (SSC), kemarin (16/4).

 

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan antartenaga pendidik di Kota Magelang, sekaligus membangun sinergi yang lebih kuat dalam memajukan kualitas pendidikan di kota ini.

 

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyampaikan, pendidikan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat, terutama pemerintah daerah.

 

“Tugas kita bersama adalah memastikan bahwa setiap anak di Kota Magelang tidak hanya duduk di bangku sekolah, tetapi benar-benar tumbuh menjadi pribadi yang utuh. Yaitu cerdas secara intelektual, kuat dalam karakter dan tangguh dalam menghadapi tantangan global,” katanya.

 

Damar berpesan, di tengah arus perubahan zaman yang begitu cepat, pendidikan karakter menjadi sangat krusial. Anak-anak bukan hanya perlu menguasai ilmu, tetapi juga perlu dibekali dengan nilai-nilai moral seperti kejujuran, empati, tanggung jawab dan toleransi.

 

“Maka, di sini peran bapak/ibu tidak sekadar mengajarkan, tetapi juga menjadi teladan dalam hal nilai, sikap dan etika. Guru bukan hanya penyampai materi, tetapi juga penjaga moral generasi,” pesannya.

 

blank
Wali Kota Magelang menyalami guru yang hadir pada acara tersebut. (Bag Prokompim, Pemkot Magelang)

 

Pada kesempatan itu, Damar mengapresiasi banyaknya inovasi luar biasa yang muncul dari sekolah- sekolah di Kota Magelang, mulai dari teknologi, literasi hingga pengembangan metode pembelajaran yang kreatif.

 

“Semua ini menjadi bukti bahwa pendidikan kita tidak stagnan, tetapi terus bergerak maju, adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman. Namun, kita perlu memastikan, bahwa proses belajar tidak boleh berhenti saat “sudah mengajar” atau “sudah selesai ujian” saja,” ungkapnya.

 

Lukman Novianto, Ketua Panita Kegiatan yang juga Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kota Magelang menyatakan, kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 1.700 guru jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Magelang.

 

“Tujuannya kita among rasa kebersamaan di lingkungan pendidikan Kota Magelang. Supaya pendidikan kita kondusif, anak-anak cerdas dan berprestasi,” terang Lukman. (prokompimkotamgl)