JEPARA (SUARABARU.ID)- Ada yang berbeda dari persiapan peringatan hari Kartini yang akan jatuh pada 21 April 2025. Jika biasanya peringatan hari lahir Kartini diwarnai dengan kontes kecantikan, kebaya dan sanggul, kini, sebanyak 50 orang yang tergabung dalam Pegiat Literasi Jepara akan memperingati hari Kartini dengan cara menuangkan gagasan-gagasan Kartini dalam bentuk tulisan.

Rencananya, kumpulan tulisan tersebut akan dibukukan dan diterbitkan dengan judul “Mozaik Gagasan R.A. Kartini untuk Bangsanya”. Bukan hanya seputar penulisan, kelompok literasi Jepara yang diketuai oleh Hadi Priyanto ini juga akan menapaktilasi perjalanan Kartini dengan cara berziarah ke Makam Rembang serta menggelar dialog bersama.
“Penulisan buku kompilasi ini dilakukan oleh 50 orang pegiat literasi sejarah dan budaya Jepara. Mereka terdiri dari guru, penulis, pengelola perpustakan, budayawan, profesional, serta perangkat desa”, ujar Hadi Priyanto, Kamis (17/4/2025).
Menurut Hadi, setidaknya terdapat empat hal penting dari perjuangan yang dilakukan Kartini, pertama, melakukan kritik pemikiran dalam konteks gerakan emansipasi atau kesetaraan posisi perempuan Indonesia.
BACA JUGA: Mengenal Lebih Dekat Maestro Seni Jepara Waluyo Hadi dan Kisah Pembuatan Patung Kartini
“Kedua, memperkuat struktur fundamental masyarakat dengan membangun ekonomi kreatif di masa itu, melalui pembinaan, penguatan dan pemberdayaan seni kerajinan rakyat seperti ukir dan batik”, terang pria yang juga Ketua Yayasan Kartini Indonesia tersebut.
Lebih jauh Hadi menyebutkan yang Ketiga, mendukung serta menumbuhkan semangat kebangsaan dan cita-cita kemerdekaan bangsanya.
“Dan yang keempat, membangun pendidikan perempuan berkarakter, berbudi pekerti luhur dan mandiri untuk membangun peradaban baru Pada 1903 Kartini membangun sekolah khusus perempuan dengan pelajaran yang khusus pula untuk perempuan”, beber salah satu penulis produktif di Jepara ini.
Rombongan pegiat literasi Jepara ini akan dijadwalkan berangkat ziarah ke Rembang pada Jumat (18/4/2025), dimulai pukul 06.30 WIB.
Sebanyak dua bus akan mengantar rombongan dengan agenda, berkumpul di Pendapa Kartini Jepara, kemudian dilanjutkan ke Mayong menuju tempat Ari-ari Kartini, lalu melanjutkan perjalanan ke Rembang dengan tujuan Museum Kartini, setelah itu menuju ke Makam Kartini di Desa Bulu, Rembang. Agenda terakhir yaitu dialog di pesanggrahan Kartini.
ua













