SEMARANG (SUARABARU.ID)– Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian pelaksanaan drawing kompetisi Liga 4, yang dinilainya berlangsung secara tidak profesional dan tidak transparan.
PSSI menilai, kejadian ini mencederai semangat fair play, serta merusak kepercayaan terhadap sistem kompetisi sepak bola Nasional. Oleh karenanya, dia menekankan pentingnya integritas dalam setiap pelaksanaan kompetisi di semua level.
”Jangan pernah main-main dengan kompetisi Liga. Demi menjunjung fair play dan integritas kompetisi, kami mendesak agar dilakukan drawing ulang dengan prosedur yang jelas, adil, dan melibatkan semua pihak terkait,” tegas Erick Thohir di Jakarta, seperti dikutip dari laman resmi PSSI.
BACA JUGA: 15 Ribuan Jamaah Ikuti Grobogan Berdzikir di Alun-Alun Purwodadi
Pihaknya juga mengingatkan, setiap jenjang kompetisi, termasuk Liga 4, merupakan bagian penting dari ekosistem sepak bola Indonesia yang sedang dibangun secara menyeluruh, dan berkelanjutan.
Proses dan tata kelola kompetisi harus dijaga dengan penuh tanggung jawab, agar cita-cita menuju sepak bola Indonesia yang profesional dan berprestasi, bisa tercapai.
PSSI juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pihak penyelenggara drawing Liga 4, dan memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
BACA JUGA: 559 Jemaah Calon Haji Blora Siap Berangkat ke Tanah Suci, Tertua 91 Tahun Termuda 21 Tahu
Seperti diketahui, drawing Liga 4 dilakukan dengan cara yang meragukan. Dalam video yang beredar luas, petugas drawing saat itu mengambil satu gulungan kertas yang diambil dari sebuah toples kaca bening.
Ketika mengambil satu gulungan kertas itu untuk dibacakan, kemudian dibawanya agak ke bawah, dan terlihat seperti mengganti dengan kertas yang lain. Kejanggalan inilah yang kemudian diprotes beberapa pihak, dan meminta untuk dilakukan drawing ulang.
Riyan













