
Mahasiswa melaksanakan pembimbingan dalam projek bela negara berbasis riset atau pengabdian masyarakat di bidang sosial dan budaya. Industri dan UMKM yang dibawakan oleh pelaku UMKM dan industri lokal, dilanjutkan dengan Bela Negara dari Wakil Rakyat oleh Ketua DPRD Kota Salatiga, serta Praktik Kebencanaan dan Kedaruratan yang melibatkan BPBD, Dinas Sosial, dan Polres Salatiga. Seluruh rangkaian ditutup dengan Gelar Karya sebagai bentuk aksi tematik bela negara sebagai bentuk ekspresi pembelajaran.
Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi di jenjang D3 hingga S3, dengan 28 Prodi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah.
Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, UKSW mengukuhkan komitmennya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 pendidikan berkualitas, SDGs 16 perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang tangguh dan ke-17 kemitraan untuk mencapai tujuan.
Ning S













