Foto bersama dalam Yudisium Doktor Manajemen FEB UKSW. Foto: UKSW

Meningkatkan Kesiapan SDM Petani

Sementara itu, Dr. Rangga Adi Wijaya juga meraih gelar doktor dengan disertasi yang mengangkat tema sangat relevan dengan perkembangan pertanian berkelanjutan. Dengan judul disertasi “Kesiapan Sumber Daya Manusia pada Petani Berbasis Kearifan Lokal (Studi pada Lumbung Matraman)”, Dr. Rangga meneliti peran kearifan lokal dalam meningkatkan kesiapan SDM petani di daerah Lumbung Matraman, dengan fokus pada peningkatan keterampilan, kreativitas, dan inovasi para petani.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai kearifan lokal dapat mendorong produktivitas dan keberlanjutan pertanian, selain memperkuat budaya lokal dan memberdayakan petani untuk menghadapi tantangan zaman. “Temuan penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam membangun daya saing pertanian yang berkelanjutan,” kata Dr. Rangga yang merupakan Operations Manager di PT. Mitra Satya Lestari Makmur (Ikasatya).

Pencapaian ini semakin mempertegas pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan sektor praktis, di mana hasil penelitian dapat diaplikasikan langsung untuk kepentingan masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Dekan FEB, Dr. Yefta, menegaskan bahwa proses yudisium bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tantangan baru yang harus dihadapi oleh para lulusan untuk terus berkarya. “Kami sangat bangga melihat dua doktor baru ini, yang bukan hanya berprestasi di dunia akademik, tetapi juga memberi kontribusi nyata dalam masyarakat,” ujarnya.

Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Selain mengukir prestasi dari para lulusannya, FEB UKSW juga menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang. Dengan tujuh program studi, enam diantaranya telah terakreditasi unggul, FEB UKSW bertekad untuk terus memajukan kualitas pendidikan. “Kami sedang bergerak menuju akreditasi internasional, dan kami berharap dalam beberapa tahun ke depan, FEB UKSW dapat mencapai pencapaian ini,” ujar Dr. Yefta.

Pelaksana Harian (Plh.) Rektor UKTS, Sri Hastjarjo, S.Sos., Ph.D., yang hadir dalam yudisium menyampaikan kebanggaannya terhadap doktor baru ini. “Pencapaian ini bukan hanya berkat bagi pribadi Dr. Suprayitno, tetapi juga bagi UKTS. Kami bangga mengirimkan tiga doktor ke UKSW dan berharap bahwa mereka akan terus berkontribusi dalam penelitian dan pengabdian masyarakat,” ujar Sri Hastjaryo.

Dengan dua doktor baru ini, jumlah total lulusan Doktor Manajemen FEB UKSW kini menjadi 88 orang, yang mencerminkan kualitas dan kontribusi akademik yang signifikan dari fakultas ini. Yudisium ini turut menegaskan kontribusi dalam Sustainable Development Goals (SDGs) ke 4 pendidikan berkualitas, SDGs ke-8 pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, SDGs ke-12 konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.